Belajar Keris, Jurusan Kuliah Terunik dan Terlangka di Dunia Hanya Kampus Seni Surakarta Ini yang Punya

inNalar.com – Kearifan lokal Indonesia ternyata menghasilkan berbagai keunikan, salah satunya jurusan kuliah terunik di dunia yang hanya dimiliki oleh sebuah kampus seni yang salah satu cabangnya ada di Surakarta.

Saking uniknya, jurusan yang hanya ada di institut seni kenamaan Surakarta ini dinobatkan sebagai program studi terlangka di Indonesia, bahkan dunia.

Sebagai bocoran awal, kampus seni yang menggelar prodi langka ini adalah Institut Seni Indonesia atau yang lebih dikenal khalayak dengan sebutan ISI.

Baca Juga: Mengenal Planet Nufo, Pesantren dan Sekolah Alam Bernama Unik Ini Berlokasi di Rembang

Institut seni yang satu ini memiliki sebuah program studi yang hampir kebanyakan orang tidak terpikir untuk mempelajarinya. Eits, tetapi tidak untuk para pegiat seni tentunya.

Prodi langka tersebut spesialisasi pembelajarannya adalah menelaah senjata tradisional khas Jawa, apakah kamu sudah mulai bisa menebak program kuliah apakah itu?

Ya, jurusan terunik dan terlangka di dunia ini adalah Prodi Senjata Tradisional Keris. Terkonfirmasi bidang kuliah ini dipelajari di kampus seni ISI Surakarta yang dibuka untuk jenjang Diploma 4 (D4).

Baca Juga: LINK Live Streaming Juventus vs AC Milan Super Coppa Italia 2024, Tayang di TV Mana? H2H dan Prediksi Skor

Program studi terunik dan terlangka di dunia ini bisa berada di bawah naungan Fakultas Seni Rupa dan Desain. “Yang menarik, dari keris ini adalah salah satu prodi yang tidak ada duanya. Satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia,” tutur Kaprodi Senjata Tradisional Keris, Bening Tri Suwasono, S.Sn., M.Sn. dikutip dari YouTube ISI Surakarta Official.”

Lantas, apa saja yang dipelajari oleh mahasiswa program studi di kampus seni ISI Surakarta ini? Jadi, Prodi ini akan membuat mahasiswanya mahir membuat bilah Tradisional Keris.

Bukan hanya sekadar mahir membuat keris, jurusan kuliah terunik dan terlangka di dunia ini juga mengajarkan mahasiswanya bagaimana mengeksplorasi bahan untuk pembuatan senjata tradisional nusantara.

Baca Juga: Sering Dikira Masjid, Bangunan Megah bak Istana di Malang Ini Ternyata Pondok Pesantren

Selain itu, mahasiswa yang belajar di kampus seni ini pun akan diajari cara mengkonservasi keris nusantara.

Dengan demikian, ketika lulus dari jurusan unik di ISI Surakarta ini, lulusannya mampu diproyeksikan menjadi seorang wirausaha profesional yang spesialisasinya di bidang senjata tradisional keris.

Tidak hanya itu, lulusannya pun diproyeksikan akan menjadi seorang kurator dan konservator khusus senjata tradisional nusantara, serta menjadi seorang pelatih hingga fasilitatornya. Lalu, gelar akadamik yang akan didapatkan apa?

Jadi mahasiswa yang berhasil lulus dari jurusan ini akan diberi gelar Sarjana Terapan Seni (S. Tr. Sn.)

Program studi ini dipandang istimewa mengingat keris sendiri sudah diakui dunia sebagai World Heritage of Humanity oleh UNESCO, melansir dari penelitian ilmiah Kuntadi Wasi Darmojo dalam Jurnal ISI yang dipublikasikan pada tahun 2019.

Baca Juga: Bangunan Khas Kerajaan Sunda di Bandung Ini Ternyata Pondok Pesantren Lho

Bukan hanya sekadar peninggalan benda, tetapi ada banyak fakta yang dapat ditarik kesejarahannya hingga kehidupan masa kerajaan kuno di Indonesia di masa lampau.

Ketika kita mengkaji senjata keris, pembahasannya tidak terbatas pada kesejarahan Indonesia. Pasalnya, bilah belati berbentuk unik khas Jawa ini dahulu sempat berkembang pesat di kalangan masyarakat Melayu.

Mulai dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, hingga Brunei. Jadi, bagi para peminat dan penyuka seni khususnya budaya Jawa, jurusan kuliah ini sangat cocok.***