Bagikan Dividen Jumbo Senilai Rp225 Miliar, Produsen Bodrex dan Marina Ini Ternyata Dapatkan Laba Segini

inNalar.com – Pada 20 November 2023 lalu, produsen dari produk Bodrex dan Marina, PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC) telah memberikan dividen kepada pemegang saham mereka.

Adapun jumlah dividen interim yang dibagikan oleh PT Tempo Scan Pasific Tbk (TPSC) ini jumlahnya cukup besar, yakni senilai Rp225,49 miliar.

Sebelumnya, PT Tempo Scan Pasifik Tbk memiliki sejarah yang panjang dalam perjalanan bisnisnya.

Baca Juga: Daya Tampungnya 12,18 Juta M3, Proyek Bendungan di NTB Ini Sudah Berjalan 5 Tahun Tapi Tak Kunjung Selesai, Targetnya…

Perusahaan ini didirikan pertama kali pada tahun 1953 dan bergerak di bidang perdagangan dan distribusi untuk produk farmasi bernama NV Tempo Trading Company Limited.

Kemudian, pada Oktober 1961, perusahaan ini berubah nama menjadi PT Perusahaan Dagang Tempo atau yang juga dikenal sebagai PT Tempo.

Dari awal perjalannya hingga sekarang, perusahaan ini telah memproduksi berbagai macam produk kesehatan dan juga perawatan diri yang banyak dikenal di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Dicoret Jokowi, Megaproyek Jembatan Rp100 Triliun di Lampung yang Diinginkan SBY Malah Tak Pernah Digarap, Mengapa?

Beberapa contoh produk kesehatan yang diproduksi oleh PT Tempo Scan Pasific Tbk (TSPC) adalah Bodrex, Oskadon, Neo rheumacyl, Contrexyn, dan lainnya.

Sedangkan untuk produk perawatan diri produksi perusahaan ini adalah Marina, Caludia, Tamara, dan Natural Honey.

Dengan produknya yang terus beredar di masyarakat, per September 2023, perusahaan ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp9,76 triliun.

Baca Juga: Keruk Biaya Rp13,65 Miliar, Jembatan Gantung Sepanjang 120 Meter di Kalimantan Barat Ini Membentang di Atas Sungai Kapuas

Angka di atas terhitung lebih tinggi jika dibandingkan dengan nominal pendapatan pada periode yang sama tahun 2022, yakni sebesar Rp9,08 triliun.

Selain terjadi kenaikan pendapatan, laba dari PT Tempo Scan Pasific per September 2023 juga mengalami kenaikan dari yang sebelumnya berjumlah Rp567,8 miliar menjadi Rp1 triliun.

Kenaikan dari laba perusahaan ini tentunya berpengaruh langsung ke besaran dividen interim yang akan dibagikan kepada pemilik saham. Pada saat laba naik, maka besaran dividen yang diberikan juga akan mengalami kenaikan.

Baca Juga: Sedot APBD Rp2 Miliar, Pembangunan Jembatan Giriloyo di Bantul Ini Cuma Butuh Waktu 160 Hari, Bisa Tunjang Ekonomi Kreatif Khas Daerah

Besaran dividen interim yang dibagikan oleh produsen bodrex ini pada tahun 2023 adalah sebesar Rp211 per saham, naik Rp91 jika dibandingkan dengan kuartal III/2022 yang berada di angka Rp120.

Meski sudah diberitahukan besaran keuntungan yang akan diberikan kepada para pemegang saham, namun, tidak semua pemegang saham dapat menerima hal ini.

Pembagian keuntungan ini hanya diberikan kepada pemegang saham yang namanya sudah terdaftar pada 13 November 2023.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]