

inNalar.com – Masih banyak yang sering keliru dan tidak bisa mengetahui perbedaan benih dan bibit.
Mengetahui perbedaan benih dan bibit sangat penting dalam aktivitas budidaya pertanian hingga menghasilkan sayur maupun buah yang kita konsumsi pasti melewati proses penanaman terlebih dahulu.
Sampai saat ini, masih ada yang belum memahami informasi mengenai perbedaan benih dan bibit, bahkan seringkali menganggap keduanya merupakan hal yang sama.
Nah, sekarang mari kita mempelajari apa sebenarnya perbedaan benih dan bibit, sebagai generasi muda di era modern informasi ini juga penting.
Mengingat keberlangsungan kebutuhan bahan pangan yang kita konsumsi sehari-hari juga berasal dari pertanian dan awalnya tentu dalam bentuk benih maupun bibit.
Dilansir inNalar.com dari situs neurafarm, inilah penjelasan mengenai perbedaan benih dan bibit.
Apa Itu Benih?
Benih adalah biji yang digunakan sebagai bahan tanam. Merujuk pada penjelasan DKPP Jawa Barat, benih merupakan bahan tanam yang digunakan dalam proses budidaya.
Benih dipakai sebagai sarana untuk memulai awal kemunculan hidupnya tanaman yang akan dibudidaya.
Biasanya berukuran kecil dan didapatkan dari bagian tanaman berupa biji yang telah dipilih dan diseleksi. Fungsi benih adalah untuk memperbanyak tanaman.
Baca Juga: Dirjen Dikti Kemendikbud Sarankan Calon Mahasiswa Baru Pilih Jurusan Pertanian di Seleksi Mandiri
Pada dasarnya perkembangbiakan tanaman bisa dilakukan melalui cara generatif maupun vegetatif. Perkembangbiakan dengan cara generatif dilakukan dengan menggunakan biji.
Biji terbentuk merupakan pembuahan ovum (sel telur) oleh sperma. Pembentukan biji terjadi ketika tumbuhan sudah berbunga.
Di dalam bunga terdapat sel telur dan sperma yang kemudian menjadi tempat terjadinya penyerbukan, pembuahan, serta pembentukan biji.
Pada praktiknya tidak semua biji bisa dipakai untuk bahan budidaya atau untuk perkembangbiakan tumbuhan selanjutnya.
Karena sebagian biji juga ada yang dipanen untuk dikonsumsi. Sebagiannya lagi barulah dipilah untuk diproses menjadi tanaman baru.
Nah, biji yang dipersiapkan untuk cikal bakal tumbuhan baru itulah yang dikenal sebagai benih.
Lalu Apa yang Dimaksud Bibit?
Bibit merupakan benih yang sudah bertunas atau sudah tumbuh. Artinya, bibit adalah bahan tanam yang asalnya dari semaian benih dan sudah berkecambah.
Semaian dari benih bisa disebut bibit jika sudah tumbuh akar, daun, dan batang. Tetapi, bibit juga tidak harus berasal dari benih saja.
Perkembiakan tanaman dengan cara vegetatif disebut sebagai bibit. Perkembangbiakan secara vegetatif dilakukan dengan menggunakan bagian tanaman selain biji.
Jenis perkembangbiakan ini bisa juga terjadi dengan cara alami ataupun secara buatan.
Tanaman yang berkembangbiak dengan cara vegetatif dapat menghasilkan anakan yang bentuk dan sifatnya sama persis dengan tanaman induknya.
Baca Juga: Pesawat CN-235 Buatan PTDI Dapat Dukungan Penuh Menhan Prabowo, Apa Saja Keunggulannya?
Sementara perkembangbiakan vegetatif secara alami dapat terjadi saat tumbuh tunas tanaman pada lokasi yang tidak seharusnya.
Tunas seharusnya dapat tumbuh pada biji agar dapat berkembang menjadi tanaman baru. Tapi pada tanaman tertentu tunas bisa tumbuh pada akar, batang, maupun daun.
Kemudian tunas tersebut saat dipisahkan dari induknya lalu ditanam sebagai tanaman sendiri yang sudah mempunyai akar, batang, dan daun sempurna bisa disebut sebagai bibit.
Perkembangbiakan vegetatif juga bisa dilakukan dengan bantuan manusia atau dilakukan secara buatan.
Hal tersebut dilakukan dengan cara menumbuhkan tunas dengan cara cangkok, stek, sambung pucuk, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Yuk Belajar Ecobrick, Salah Satu Cara Diet Sampah Plastik, Simak Caranya Ibu Rumah Tangga Wajib Tahu
Tunas yang sudah tumbuh kemudian akan membentuk tanaman muda yang berdaun, berbatang, dan berakar sebagai hasil dari proses tersebut. Kemudian jika sudah demikian makan dapat disebut sebagai bibit.
Jadi, pada dasarnya benih maupun bibit sama-sama termasuk cikal bakal pertumbuhan dan perkembangan tanaman selanjutnya.
Tapi yang memberdakan, benih asalnya dari biji sementara bibit asalnya dari benih atau tunas yang sudah tumbuh menjadi tanaman muda yang sudah berdaun, berbatang, dan berakar.
Nah, sekarang sudah tahu kan perbedaan benih dan bibit? Jangan sampai salah dan bingung lagi, ya! ***