
inNalar.com – Laga Spanyol vs Argentina bakal menjadi pertandingan puncak yang paling dinanti di final Piala Dunia 2026. Duel dua raksasa sepak bola dunia itu tentu membutuhkan sosok pengadil lapangan yang tepat dan berwibawa.
Pemenang pertandingan Spanyol vs Argentina pada Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB ini akan mengangkat trofi Piala Dunia 2026 sekaligus mencatatkan sejarah baru.
Namun, di balik persiapan kedua tim, penunjukan wasit utama oleh FIFA menjadi sorotan tersendiri.
Lantas, bagaimana aturan dan siapa saja kandidat wasit yang akan memimpin laga krusial ini menurut data?
Untuk laga sebesar final Piala Dunia, FIFA memiliki aturan dan dinamika ketat dalam memilih perangkat pertandingan.
Secara umum, FIFA menerapkan aturan netralitas konfederasi, di mana wasit utama tidak boleh berasal dari konfederasi yang sama dengan tim yang bertanding.
Meski demikian, aturan ini tergolong cukup fleksibel dalam praktiknya.
Hal tersebut sempat terlihat saat wasit asal UEFA tetap diizinkan memimpin laga Argentina melawan Swiss pada fase sebelumnya di turnamen ini.
Lebih lanjut, beberapa nama wasit top ini dipastikan tidak akan memimpin laga final antara Spanyol dan Argentina.
Wasit asal Inggris, Michael Oliver dan Anthony Taylor, dilarang memimpin laga yang melibatkan Argentina akibat ketegangan geopolitik terkait Perang Falklands atau Malvinas pada 1982.
Di sisi lain, Ivan Barton dari El Salvador dan Ismail Elfath dari Amerika Serikat juga hampir pasti absen.
Keduanya sudah bertugas memimpin laga semifinal, sehingga FIFA dipastikan tidak akan menunjuk mereka lagi untuk partai puncak ini.
Keputusan krusial dalam menunjuk wasit diambil FIFA karena besarnya tekanan dan tensi dalam pertandingan final.
Melansir dari Yahoo Sports, setiap tindakan dan keputusan wasit akan dianalisis di laga ini, sehingga sangat vital bagi FIFA untuk menunjuk perangkat pertandingan yang tepat.
Berdasarkan data dan rekam jejak turnamen, terdapat beberapa kandidat kuat yang berpotensi memimpin laga Spanyol vs Argentina.
Kandidat pertama adalah Wilton Sampaio dari Brasil.
Wasit berusia 44 tahun ini memiliki pengalaman panjang dengan memimpin lebih dari 600 pertandingan sepanjang kariernya.
Sampaio telah tampil di tiga edisi Piala Dunia, yakni 2018, 2022, dan 2026, serta tiga edisi Copa America.
Di Piala Dunia 2026 ini, ia sudah memimpin tiga laga, termasuk partai sengit Belanda vs Maroko di babak 16 besar.
Melansir beIN SPORTS, pengalaman internasional dan pengetahuannya tentang sepak bola Amerika Selatan menjadikannya alternatif yang solid untuk laga yang melibatkan Albiceleste (julukan timnas Argentina).
Sementara itu, kandidat kuat lainnya adalah Szymon Marciniak asal Polandia.
Marciniak merupakan wasit yang memimpin Final Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Perancis, di mana ia memberikan tiga tendangan penalti pada laga tersebut.
Ia juga sangat berpengalaman memimpin Final Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub 2023.
Jika terpilih kembali, Marciniak akan mencetak sejarah sebagai wasit pertama yang memimpin dua Final Piala Dunia secara berturut-turut.
Selanjutnya, ada nama Clement Turpin dari Perancis.
Turpin memiliki pengalaman memimpin laga-laga besar Eropa seperti Final Liga Champions dan Liga Europa.
Karena timnas Perancis telah gagal melaju ke final, wasit yang kerap disebut mirip dengan pesepak bola Leandro Trossard ini memenuhi syarat netralitas konfederasi FIFA.
Nama terakhir yang masuk bursa pencalonan adalah Alireza Faghani dari Australia.
Faghani telah memimpin laga-laga besar di turnamen 2026, termasuk Perancis vs Senegal dan Inggris vs Meksiko.
Ia dikenal sangat tegas di lapangan dan tidak mudah dipengaruhi.
Ketegasan tersebut terlihat saat ia berani menolak rekomendasi tim VAR untuk memberikan penalti kepada Kylian Mbappe di turnamen ini.
Dengan kualitas rekam jejak keempat kandidat tersebut, penunjukan wasit diprediksi akan menjadi kunci penting bagi pertandingan yang diperkirakan berjalan ketat hingga menit-menit akhir.