Sudah Tahu? Ada Gerbang Jurassic World di Lembah Bumi Minangkabau Sumatera Barat Loh

inNalar.com – Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi salah satu daerah di provinsi Sumatera Barat yang menyimpan keindahan alam Bumi Minangkabau.

Lembah Harau merupakan salah satu tempat yang menjadi alasan mengapa bumi Minangkabau layak untuk diagungkan.

Lembah Harau adalah lembah atau ngarau yang berada dekat Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Baca Juga: Bak Kembali ke Zaman Kerajaan, Belanja di Pasar Kuno Pacitan Ini Bikin Pengunjung Berasa Pindah Masa

Untuk mencapai tempat wisata ini, kita harus menempuh perjalanan sejauh 145 km dari pusat Kota Padang atau jika dari Kota Payakumbuh berjarak kurang lebih 15 km.

Memasuki Lembah Harau, wisatawan akan dapat memanjakan mata dengan melihat indahnya pemandangan hamparan persawahan yang diapit tebing menjulang tinggi dengan ketinggian 100-200 m.

Lembah Harau ini berstatus kawasan Geopark atau taman geologi di Minangkabau, Sumatera Barat.

Baca Juga: Ras Tercantik di Indonesia Bukan Chindo Apalagi Blasteran Arab, 77 Persen Pria Paling Suka Wanita dari Suku Ini

Hal ini disebabkan, dalam satu penelitian, didapatkan fakta bahwa Lembah Harau ini tercipta dari adanya patahan yang menukik ke bawah sehingga membentuk lembah yang cukup lebar dan datar.

Bahkan secara geologis, batuan Lembah Harau ini berusia sangat tua, kurang lebih mencapai 30 hingga 40 juta tahun.

Batuan yang ada ada sekitar tebing di Minangkabau ini sangat halus.

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Khas Kampung Halaman Jokowi, Salah Satu Menunya Andalan Presiden ke-7 RI

Bentuknya seperti serpihan dengan ukuran butiran sekitar seperenam belas milimeter, atau lebih kecil dari pasir.

Batuan di sini juga banyak mengandung karbon organik karena terbuat dari sisa-sisa organisme mati.

Lembah Harau tak hanya mempesona karena hamparan sawahnya yang luas dan tebing-tebingnya yang menjulang tinggi, tetapi juga semakin menawan karena hiasan alam lainnya yaitu air terjun dengan berbagai ketinggian.

Baca Juga: 5 Kota Terbesar di Pulau Sulawesi: Manado, Palu, Kendari dan Mamuju Sungkem Dulu Sama Kota Seluas 175 Km Ini

Terdapat enam air terjun di sekitar Lembah Harau, Minangkabau.

Salah satunya Air Terjun Sarasa Jambu yang jaraknya paling dekat dengan gerbang masuk Payakumbuh.

Lima air terjun lainnya yang juga turut menghiasi Lembah Harau, antara lain Sarasa Murai, Sarasa Boenta, Aka Balayun, Sarasa Talang, dan Sarasa Donat denngan ketinggian masing-masing air terjun antara 50 hingga 90 meter.

Baca Juga: Menganut Sistem Kasta, Begini Uniknya Tradisi Pernikahan Warga Toraja di Sulawesi Selatan

Untuk para pencari spot foto, terdapat juga area instagramable yang menyuguhkan perkampungan tradisional Minang, beberapa bangunan khas Eropa, hingga bangunan khas Asia.

Untuk memasuki kawasan ini, kita hanya perlu merogoh kocek Rp5.000 hingga 20.000 per orang.

Pengunjung Lembah Harau juga dapat menyusuri jalan setapak menaiki lereng berbatu. Dibutuhkan waktu kurang lebih 1 hingga 1,5 jam untuk melintasi jalur ini menuju puncak.

Keindahan panorama persawahan dengan latar belakang dinding batu alam yang luas menjadi salah satu keunikan destinasi wisata ini.

Untuk terus melestarikan wisata di Minangkabau ini, masyarakat serta pemerintah setempat terus mengupayakan tindakan perlindungan lingkungan.

Yaitu dengan menerapkan prinsip pariwisata yang berkelanjutan dengan meminimalkan dampak negatif pariwisata terhadap lingkungan dan budaya.

Kemudian, mengkampanyekan pentingnya kesadaran lingkungan, lalu memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadi pelaku pariwisata yang bertanggung jawab.

Yang terakhir dengan mempromosikan kebudayaan daerah, termasuk seni pertunjukan, kerajinan tangan, dan masakan tradisional, dll.*** (Aliya Farras Prastina)

 

Rekomendasi