

inNalar.com – Pada kesempatan ceramah Gus Baha terbaru 2022 kali ini dijelaskan mengenai hadits yang mengatakan Allah malu untuk menyiksa orang yang beruban.
Semakin tua seseorang, kemunculan uban tentu merupakan hal yang lazim, namun Gus Baha terbaru 2022 mengingatkan tidak semua orang beruban bisa terbebas dari pertanggung jawabannya pada Allah di akhirat kelak.
Gus Baha terbaru 2022 menjelaskan bahwa penyebutan orang beruban dalam hadits tersebut tidak bisa serta merta disama ratakan.
Baca Juga: Heboh! Viral Pria Costumer Ojek Online dengan Tinggi Badan di Atas Rata-Rata
Lantas orang beruban seperti apa yang dimaksud dalam hadits tersebut? Berikut penjelasan dari kajian Gus Baha terbaru 2022 mengenai hal ini.
Sebagaimana dikutip inNalar.com dari Portal Jember “Allah Malu Menyiksa Jika Tubuh Mengalami Gejala Ini, Disebut dalam Hadits, Gus Baha: Itu Poin”.
Gus Baha menjelaskan tentang hadits perihal Allah malu menyiksa orang yang telah mengalami gejala ini pada tubuhnya.
Bagian tubuh inilah yang menjadi keringanan proses pertanggungjawaban di akhirat nanti.
Pasalnya, Allah malu menyiksa orang yang memiliki gejala tubuh seperti ini.
Hal ini menunjukkan bahwa rahmat dan kasih sayang Allah adalah lebih besar daripada siksaan-Nya.
“Ada hadits Allah itu malu menyiksa orang yang beruban,” tegas Gus Baha.
Inilah gejala tubuh yang memiliki keutamaan di sisi Allah meskipun di mata manusia biasa saja.
“Secara agama itu poin, tapi secara negara kan nggak,” imbuhnya lagi.
Namun bukan berarti setiap orang beruban akan bebas siksaan dan bisa berbuat dosa seenaknya.
Uban menjadi penanda seseorang yang bertambah tua, dengan kata lain semakin dekat dengan kematian.
Versi lengkap hadits tersebut ternyata menjelaskan syarat orang beruban yang tidak akan disiksa oleh Rabb-nya.
Baca Juga: Bacaan Takbir Idul Adha 2022 Versi Panjang dan Pendek, Dilengkapi Amalan Sunah sebelum Sholat Ied
Dari Sayyidina Anas Bin Malik, salah satu pelayan Rasulullah, mendengar Nabi bersabda:
ان الله تعالى ينظر الى وجه الشيخ صباحا ومساء ويقول يا عبدي قد كبر سنك ورق جلدك ودق عظمك واقترب اجلك وحان قدومك الي فاستحي مني فانا استحيي من شيبتك ان اعذبك في النار
“Sesungguhnya Allah Swt. melihat (menjaga) raut wajah orang sepuh pada waktu pagi dan sore.
Allah Swt. berfirman: Hai hamba-Ku, sungguh sudah tua umurmu, sudah keriput (tipis) kulitmu, sudah keropos tulang persendianmu, sudah dekat ajalmu, sudah sampai waktunya kau kembali pada-Ku. Malulah pada-Ku, maka niscaya Akupun malu untuk menyiksamu dengan api neraka.”
Baca Juga: 10 Quote dari Komik Detektif Conan yang Paling Terkenal
Jadi syarat utama orang beruban yang mendapatkan keistimewaan ini adalah ia benar-benar takut kepada Allah.
Sehingga di sisa hidupnya hanya ia gunakan untuk beribadah dan melakukan ketaatan. Wallahu a’lam.***
(Muchammad Muchyiddin/Portal Jember).
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi