

inNalar.com – Artikel ini akan berisi kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 77 78 kegiatan 5 tentang latihan kata atau kalimat ekspresif.
Namun perlu diketahui jika kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 77 78 kegiatan 5 tentang latihan kata atau kalimat ekspresif dalam artikel ini hanya bersifat sebagai referensi.
Sehingga kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 77 78 kegiatan 5 tentang latihan kata atau kalimat ekspresif ini belum bisa dipastikan kebenarannya.
Baca Juga: Kelanjutan Hubungan Ariel Tatum dan Nicholas Saputra Menurut Ramalan Tarot: Simbol Pedang?
Sebelum menggunakan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 77 78 kegiatan 5 tentang latihan kata atau kalimat ekspresif ini, diharapkan siswa siswi kelas 9 dapat mengerjakan terlebih dahulu secara mandiri.
Namun jika sudah memutuskan untuk menggunakan kunci jawaban ini, jangan lupa untuk memeriksa apakah jawaban dan soal sudah sesuai.
Inilah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 77 78 kegiatan 5 tentang latihan kata atau kalimat ekspresif.
Baca Juga: Jeno NCT Idola Kpop Pertama yang Bakal Catwalk dalam Fashion Week di Amerika, Begini Fakta Kerennya
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 77
1. Wajahnya keras dan beku seperti dinding batu. Ia berkata, “Aku ikut”. Makna emotif yang terkandung dalam kalimat ini adalah keinginan yang kuat untuk ikut.
2. Untuk menyatakan “diam” yang lebih ekspresif adalah mulutnya terkunci rapat.
3. Mulutnya tiba-tiba rasa terkunci. Maksud kalimat tersebut adalah tidak bisa berkata apa pun.
4. Ada seorang baru saja kehilangan mata pencaharian. Ia tidak mampu berbuat apa-apa. Beban dan kesusahan terbayang di depan mata. Reaksi orang itu. Ia tertawa. Tawa yang membungkus tangis. Maksud kalimat yang tercetak miring adalah Ia menertawakan kesedihannya.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 78
5. Ia sudah jauh dari rumah. Keterasingan tiba-tiba menggigit dirinya. Kalimat ini cocok untuk menggambarkan perasaan seseorang yang kesepian.
6. Kulayangkan pandangku ke gugusan tanah gunung yang teriris oleh kolam. Kata teriris memiliki makna dengan kata terbelah dalam kalimat awan yang terbelah angin menusik lamunku akan dirimu.
7. Aku telah menghabiskan waktu satu jam yang terakhir itu dengan kecemasan serta kegelisahan yang memadat. Kalimat tersebut cocok untuk menggambarkan seseorang yang menunggu seseorang tanpa kepastian.
8. Matahari menancap tinggi di langit. Udaranya gerah. Kalimat ini mengandung arti cuaca yang sangat panas.
9. Bahagia seperti ini terlalu besar. Dadanya sesak. Kalimat berikutnya yang cocok dengan kalimat ini adalah memenuhi ruang dadanya hingga ia bertanya apakah ini mimpi.
10. Matahari telah terbenam. Onggokan-onggokan jingga di langit barat membawa malam. Kalimat ini dapat juga menggambarkan satuan waktu menjelang malam.
Baca Juga: Profil Erina Gudono, Calon Istri Kaesang Pangarep Sekaligus Calon Mantu Terakhir Presiden Jokowi
Pembahasan
Soal-soal di atas adalah latihan kata atau kalimat ekspresif. Pada cerpen atau karya fiksi, banyak terdapat kata-kata yang bermakna kuat, ekspresif secara emosi. Oleh karena itulah, salah satu ciri kebahasaan teks naratif adalah memiliki kata emotif.
Jawaban di atas sebenarnya tergantung seberapa dalam seseorang menanggapi kata atau kalimat ekspresif. Sehingga, jawaban dari latihan di atas dapat bermacam-macam sesuai dengan kedalaman seseorang akan bahasa dan seni.
Disclaimer:
Kunci jawaban yang ada di artikel ini belum pasti kebenarannya, karena hanya bersifat sebagai referensi.
inNalar.com tidak bertanggung jawab jika ada kesalahan jawaban. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi