

inNalar.com – Kali ini Ustadz Adi Hidayat membagikan satu amalan yang bisa menghapus dosa satu keluarga. Cukup baca selesai sholat Tahajud secara istiqomah.
Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan terdapat satu amalan penting yang jika dilakukan secara istiqomah dapat menghapus segala dosa satu keluarga.
Seperti diketahui, manusia tidak akan pernah luput dari dosa. Namun, Allah SWT dengan Maha Pengampunnya selalu memaafkan bagi siapa saja yang bertaubat dari kesalahan.
Banyak cara untuk bertaubat dan kembali pada jalan yang dikehendaki-Nya. Salah satunya dengan mulai aktif beribadah.
Terlebih jika permohonan ampun itu dipanjatkan di waktu mustajab, seperti ketika sholat Tahajud.
Selain memohon ampun di waktu sholat Tahajud, Ustadz Adi Hidayat juga menyarankan untuk membaca amalan ini pada sepertiga malam.
Lantas, amalan seperti apakah itu? Simak penjelasan UAH selengkapnya dalam artikel ini.
Lebih lanjut, Ustadz Adi Hidayat mengatakan siapapun yang membaca amalan ini tak hanya diampuni dosa se keluarganya. Tetapi kehidupan rumah tangga akan dikelilingi keberkahan.
Bahkan amalan yang dimaksud UAH ini ternyata juga dilakukan oleh 30 orang sahabat senior Nabi Muhammad SAW, saat bermunajat memohon ampun kepada Allah SWT.
Baca Juga: Jadwal Rilis Alchemy of Souls Season 2 Episode 3 Sub Indo beserta Link Nonton dan Sinopsis
“Saat Anda amalkan ini, sekeluarga diampuni (dosanya),” kata Ustadz Adi Hidayat.
Amalan tersebut adalah Al Quran Surah ke 51 ayat 18. Ketika seseorang membaca ayat tersebut Allah langsung menjawab munajatnya seperti ini.
“Hambaku aku ampuni semua dosamu,” terang UAH.
Baca Juga: Khutbah Jumat Singkat Terbaru Edisi 16 Desember 2022 tentang Ibadah Harus Berdasarkan Ilmu
Keutamaan dari amalan ini bukan hanya membuat dosa satu keluarga diampuni, melainkan rumah tangga kita juga akan dijaga oleh Allah dari bala’ dan musibah.
“Enggak percaya silahkan, tiap menjelang waktu Subuh, seusai Tahajud duduk bersama, minta maaf dan minta ampun (kepada Allah SWT),” tutur Ustadz Adi Hidayat.
Selain mengamalkan bacaan tersebut, setiap anggota keluarga juga wajib saling bermaafan dan menyadari kekurangan masing-masing.
“Paling indah ketika buah hati Anda mengatakan, mama papa maafkan ananda selama ini belum bisa jadi anak yang solih, belum bisa memberikan mahkota di hari akhir,” contoh Ustadz Adi Hidayat.
Kemudian, yang lebih indah lagi lanjut UAH ketika semua anggota keluarga bermunajat dengan kalimat, ”Ya Allah, astaghfirullah, ampuni kami Ya Allah,” lanjutnya.
Allah pun menjawab seruan dari hamba-hamba-Nya dan memberikan semua ampunan-Nya.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi