Jadi Sup Terenak di Dunia, Makanan dari Jawa Timur Ini Bikin Heran Karena Punya Kuah Warna Hitam

inNalar.com – Membahas kuliner khas daerah memang tidak ada habisnya, terutama masakan yang bisa membuat penikmatnya heran.

Tidak terkecuali dengan sup khas Jawa Timur ini. Bila normalnya kuah sup berwarna kuning atau bening, makanan ini justru menyajikan warna hitam pekat.

Karena warnanya, banyak orang terutama mereka yang berada di luar Pulau Jawa, mengira bahwa hidangan tersebut beracun.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bangun KSPN Borobudur Tahap 1 dan 2 di Magelang, Jawa Tengah Dengan Anggaran 270,5 Miliar

Adapun rawon, masakan asli dari Ponorogo yang merupakan sup daging berkuah hitam. Makanan ini biasanya disajikan dengan telur asin dan taoge.

Meski asalnya dari Ponorogo, makanan ini pun menyebar ke daerah-daerah sekitarnya, membuat sup daging hitam ini menjadi makanan khas Jawa Timur.

Hitamnya kuah rawon berasal dari buah ajaib bernama kluwek, di mana bentuknya mirip batu dengan luaran berwarna cokelat muda dan isinya yang hitam.

Baca Juga: Kerap Ekspor Kopi, Ternyata Lampung Punya Sederet Komoditas Melimpah dengan Nilai Ekonomi Fantastis

Hal yang membuat rawon ajaib lagi adalah semakin dipanaskan, maka bumbunya akan semakin lezat. Hal ini dikarenakan kluwek yang menjadi bahan baku melebur dengan kuah Rawon.

Belum lagi daging yang akan semakin empuk, membuat hidangan ini cocok untuk dicicipi dalam jangka waktu yang lama.

Meski makanan ini khas dari Jawa Timur, bukan berarti hidangan Rawon tidak cocok dengan lidah orang luar Jawa.

Baca Juga: 2 Triliun Ludes! Sempat Didukung Pemerintah, Jombingo Kini Diduga Aplikasi Ponzi, Ada Campur Tangan Pejabat?

Kenikmatan kluwek membuat kuah Rawon menjadi sedap dan cocok dengan lidah orang-orang Sumatera yang biasa memakai bumbu dapur rempah-rempah di setiap masakan mereka.

Belum lagi, langkanya penjualan kluwek di luar Jawa dan luar Indonesia sebagai bahan dapur makanan membuat Rawon menjadi salah satu makanan yang tidak bisa dinikmati di luar Jawa Timur.

Rawon bisa dimasak di rumah dan juga dinikmati di beberapa restoran di Jawa Timur. Cara membuatnya sendiri cukup sederhana.

Selain kluwek, dibutuhkan rempah baku seperti bawang putih, bawang merah, dan kunyit. Setelah bumbu-bumbu tersebut dihaluskan, tumis degan sedikit minyak goreng serta serai dan daun jeruk.

Daging yang sudah dipotong kotak-kotak direbus agar menjadi lebih empuk, jangan lupa tambahkan garam dan gula secukupnya.

Masukkan bumbu halus ke dalam panci berisi rebusan daging, kemudian tunggu hingga matang.

Penyajian Rawon akan lebih nikmat bila ditambah dengan sambal korek, tauge, daun bawang, dan telur asin.

Namun perlu diingat bahwa resep Rawon berbeda-beda di setiap tempat, sehingga jangan lupa untuk menemukan cara memasak yang cocok.***

Rekomendasi