

inNalar.com – Pembenahan infrastruktur di Kalimantan Timur membuat berbagai daerah di dalamnya menjadi maju dan tidak kalah dengan Pulau Jawa.
Sebagai salah satu kota terbesar dan paling maju di Kalimantan Timur, tentunya Balikpapan juga memiliki bangunan-bangunan megah.
Salah satunya adalah bangunan yang digadang-gadang menjadi tertinggi serta termewah di provinsi tersebut, di mana memiliki ketinggian 103 meter.
Baca Juga: Dijuluki Manusia Ikan, Warga di Desa Unik Sulawesi Tenggara Ini Punya Kemampuan Menahan Nafas di Air
Bangunan tersebut adalah Borneo Bay City, yaitu superblok apartemen mewah yang dibangun pada tahun 2019 dengan 25 lantai.
Berlokasi di JL. Jenderal Sudirman No.1 Balikpapan, apartemen mewah ini memiliki lokasi yang strategis untuk berpergian dengan akses tol pertama di Kalimantan.
Dilansir inNalar.com dari borneo-bay-city.com, apartemen Borneo City Bay menyebut diri mereka sebagai ‘surga kecil di tepi selat Makassar’ karena menyuguhkan view alam yang indah.
Bangunan ini didirikan oleh Agung Podomoro Land dan diberani menyebut diri mereka dengan ‘Investasi Terbaik di Ibu Kota Negara’.
Memiliki luas 8 hektar, diketahui pembangunan apartemen ini memakan biaya investasi sebesar 2,8 triliun Rupiah.
Berdasarkan data tahun 2019, hunian yang memiliki total 1.220 unit apartemen ini telah terjual habis sebanyak 80 persen.
Baca Juga: Unik! Bupati di Jawa Timur Ini Lebih Memilih Angkringan Jadi Ruangan Kantornya, Apa Alasannya?
Pembelinya pun tidak main-main, dikatakan bahwa penghuninya merupakan pengusaha miyak hingga tambang batu bara.
Dengan dua tower, Borneo Bay City juga menyuguhkan berbagai fasilitas premium seperti pusat perbelanjaan Podomoro Bay Mall dan pusat kuliner Gourmet Tower.
Beberapa penghargaan pun berhasil diraih, seperti The Most Prospective Property Investment in New Capital City of Indonesia.
Borneo Bay Residences awalnya mematok harga 400 juta Rupiah untuk kamar tipe studio dengan luas 31,2 meter persegi.
Akan tetapi, berkat pemindahan ibukota Jakarta ke Kalimantan Timur terutama Penajam Paser Utara, biaya ini diperlonjak menjadi 700 juta Rupiah lebih.
Hunian ini menjadi istimewa karena lokasinya yang strategis menuju ibukota baru, sehingga kenaikan biaya ini dianggap normal.
Pemasarannya sendiri sudah sampai ke publik sejak tahun 2013, namun karena perlambatan pertumbuhan bisnis, banyak yang masih belum mengenal tempat ini.
Dengan dibangunnya Borneo Bay City ini, diharapkan beberapa daerah di Kalimantan Timur juga dapat menjadi lebih maju dan modern.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi