

inNalar.com – Karena letaknya berada di atas lempeng tektonik aktif, negara Indonesia memiliki banyak sekali gunung berapi.
Beberapa gunung berapi di Indonesia ada yang dijadikan sebagai tempat wisata hingga ada yang dilarang mendekati wilayahnya.
Berikut ada 5 gunung berapi aktif paling berbahaya di Indonesia yang mana 2 diantaranya ada di Jawa Timur.
5. Gunung Semeru
Gunung Semeru, gunung berapi aktif yang memiliki tinggi 3.676 meter dan menjadi gunung tertinggi dengan puncak mahameru di Pulau Jawa.
Gunung berapi aktif yang satu ini berada di 2 kabupaten yaitu Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Terakhir erupsi dan meletus pada tahun 2020.
Menjadi salah satu gunung berapi aktif paling berbahaya karena sering terjadi erupsi, bahkan pada tahun 1945-1947 dan a955-1960 terjadi erupsi beruntun.
Ledakan paling dahsyat adalah pada tahun 1994 dimana asap putih mencapai ketinggian 500 meter dan guguran lava mencapai 1 kilometer.
4. Gunung Agung
Gunung Agung memiliki tinggi mencapai 3.142 meter dan terletak di Karangasem, Bali dan menjadi gunung berapi aktif paling berbahaya.
Tipe gunung berapi ini adalah stratovulkan karena memiliki kawah yang sangat besar dan dalam, terkadang mengeluarkan asap dan air.
Letusan paling dahsyat dari gunung berapi aktif di Bali ini terjadi pada tahun 1963 dimana lahar turun ke lereng sepanjang 7 kilometer.
Dampak dari letusan pada tahun 1963 sangat ekstrem karena suhu bumi turun menjadi sangat rendah yaitu pada angka 0,4 derajat celcius.
3. Gunung Tambora
Gunung berapi aktif yang satu ini ada di Pulau Sumbawa, NTB dan memiliki tinggi mencapai 2.850 meter di atas permukaan laut.
Letusan paling dahsyat dan berbahaya dari Gunung Tambora terjadi pada tahun 1815. Abu sebesar 150 km3 dimuntahkan pada saat itu.
Dampak dari letusan dahsyat gunung berapi ini bahkan sampai ke luar negeri, di Australia dan Afrika Selatan tiba-tiba turun salju ketika musim panas.
Meskipun gunung berapi ini sudah diam selama 2 abad, namun statusnya hingga saat ini tetap menjadi gunung berapi aktif yang berbahaya.
2. Gunung Kelud
Gunung Kelud di Jawa Timur ini termasuk dalam gunung berapi aktif tipe stratovolcano atau kerucut dengan karakteristik letusan yang sangat kuat.
Sejak tahun 1000 Masehi, Gunung Kelud terhitung telah meletus lebih dari 30 kali dan menjadikan gunung ini sangat berbahaya di Jawa Timur bahkan Indonesia.
Letusan paling dahsyatnya terjadi pada tahun 1919 yang merusak lahan hingga 15.000 Ha dan membuat cuaca menjadi gelap pada siang hari.
Gunung berapi aktif di Jawa Timur ini terakhir meletus pada tahun 2014 dimana dampak letusannya sampai ke Yogyakarta.
1. Gunung Krakatau
Gunung Krakatau dikenal oleh seluruh dunia akibat letusannya yang sangat dahsyat melebihi bom atom yang meledak di Hiroshima, Jepang.
Ledakannya yang sangat dahsyat terjadi pada tahun 1883 dengan suara mencapai 172 desibel dimana lontaran vulkaniknya memiliki volume 18 km3.
Dampak dari ledakan gunung berapi paling berbahaya ini menyebabkan tsunami dan membuat dunia tampak gelap dalam 2 hari.
Pasca letusannya yang dahsyat, anak gunung krakatau kini sudah tumbuh semakin besar mencapai 813 meter dan berstatus siaga.
Demikian informasi mengenai 5 gunung berapi aktif paling berbahaya di Indonesia dimana 2 dari 5 gunung terletak di Jawa Timur.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi