

inNalar.com – Masjid biasanya dibangun megah karena bertujuan untuk tempat ibadah masyarakat yang populasinya semakin meledak.
Selain itu, masjid juga dibuat secantik mungkin karena menjadi ikon sebuah kota dan tempat wisata religi.
Namun, berbeda halnya bila masjid dibuat dari kue dan bahkan telah memecahkan rekor Indonesia.
Dilansir inNalar.com dari laman resmi MURI, ternyata masjid tersebut merupakan sebuah replika yang dibuat oleh peserta dari acara Karya Kreatif Banten 2022.
Dikatakan, replika masjid ini dibuat dari kue jojorong, yakni makanan khas Banten yang terbuat dari tepung beras dengan isian gula aren.
Dengan proses pembuatan kurang lebih 8 jam, peserta berhasil membuat replika masjid, lebih tepatnya Menara Banten.
Menara tersebut dibuat dengan tinggi 2 meter dan terdiri dari 1.800 kue jojorong yang disusun sedemikian rupa.
Tujuan dari kegiatan ini sendiri agar dapat mengenalkan makanan daerah Banten kepada publik sebagai pilihan yang baik untuk oleh-oleh.
Tentunya, replika tersebut berhasil mencetak rekor MURI sebagai ‘Replika Masjid dari Jajaran Kue Jojorong Terbanyak’.
Hal ini pasti membuat masyarakat Banten bangga atas pencapaian mereka yang berhasil memperkenalkan kue dan juga kreativitas mereka untuk membuat replika.
Menara Banten yang dibuat menjadi replika dari pemecahan rekor ini sendiri merupakan ciri khas dari Masjid Agung Banten.
Keunikannya adalah dibuat menyerupai mercusuar dengan atap yang mirip dengan Pagoda Cina, yaitu bertumpuk lima.
Dibangun pada tahun 1560, masjid ini merupakan salah satu contoh akulturasi budaya Islam dengan Tionghoa.
Tinggi aslinya mencapai 24 meter dan menjadi salah satu ikon bersejarah bagi Banten sebagai pelabuhan internasional di abad ke-17.
Dengan demikian, ajang kreativitas yang menyabet gelar rekor MURI tersebut tidak hanya memperkenalkan kue khas Banten, namun juga bangunan bersejarah yang menjadi ikon dari provinsi tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi