Merugi! Kemenparekraf Sesali Kebakaran Bromo Akibatkan Kerugian Ekonomi Hingga Rp89,7Miliar

inNalar.com – Kebakaran yang menyerang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Jawa Timur telah menimbulkan kerugian signifikan bagi negara sebesar Rp 89,7 miliar.

Kebakaran tidak hanya mengakibatkan kerugian ekonomi yang besar, tetapi juga meninggalkan jejak yang dalam bagi kawasan wisata ini.

Seiring dengan penurunan kunjungan wisatawan akibat insiden tersebut. Kemenparekraf bersama Nia Niscaya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama mengungkapkan dampak serius yang harus dihadapi.

Baca Juga: Gus Billy Bela Aksi Erick Thohir saat Berziarah ke Makam Pendiri NU: Kita Melanjutkan Tradisi Baik!

Menurut Nia, wisata Bromo biasanya mampu menghasilkan pemasukan harian sebesar Rp 121 juta.

Namun, dengan penutupan dan penurunan kunjungan muncul kerugian yang besar. Pengeluaran wisatawan mencapai Rp6,7 miliar per hari.

Perhitungan ini didasarkan pada beberapa faktor penting. Termasuk jumlah kunjungan harian, harga tiket, biaya pengeluaran, dan lamanya penutupan TNBTS.

Baca Juga: Kilas Balik Sejarah Kontroversial G30S PKI: Kisah Dramatis Gerwani hingga Penahanan Selama Belasan Tahun

Namun, pemerintah tidak tinggal diam.

Kemenparekraf dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Telah berkoordinasi untuk merencanakan upaya rehabilitasi yang diperlukan.

Tujuannya adalah untuk memulihkan wisata Bromo. Mempromosikan kembali kawasan Bromo sebagai destinasi wisata unggulan.

Baca Juga: Pulihkan Deforestasi Hutan, 6 Desa di Jambi Ini Ketiban Cuan Usai Berhasil Tembus Pasar Karbon Internasional

Upaya restorasi dan pemulihan ekonomi pasca kebakaran akan menjadi langkah penting. Untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan ke Bromo.

Kemenparekraf berkomitmen untuk memasarkan ulang Bromo. Menjadikannya destinasi yang lebih aman dan menarik bagi para pengunjung.

Melalui kerjasama dan perencanaan yang matang. Diharapkan wisata Bromo akan segera pulih dari dampak kebakaran yang melanda.

Baca Juga: Sempat Berhenti pada 2022, Kini Jawa Timur Kembali Mengembangkan Sistem Aplikasi Bantuan Sosial

Kembali memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Bagi masyarakat setempat serta para pelancong yang mengagumi keindahan alamnya.

Kebakaran yang menghantam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Jawa Timur. Telah menjadi sebuah kejadian tragis dan kerugian yang tidak sedikit.

Meninggalkan bekas yang dalam bagi kawasan ini selain kerugian alam yang tak ternilai.

Baca Juga: Ingin Sembuh dari Gerd, dr Zaidul Akbar Lakukan Hal Sederhana Ini Dijamin Langsung Sembuh!

Menurut Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), kerugian ekonomi mencapai Rp 89,7 miliar. 

Meskipun insiden ini menghantam keras. Upaya pemulihan dan rehabilitasi saat ini sedang berlangsung.

Untuk memulihkan keindahan alam TNBTS dan menghidupkan kembali potensi ekonominya.***

 

Rekomendasi