Target 2024 Rampung! Jembatan Duplikasi di Kaltim Senilai Rp471 Miliar Ini Bakal Jadi Penyalur Kota Balikpapan ke Penajam Paser Utara

inNalar.com – Pembangunan jembatan duplikasi di Kalimantan Timur kabarnya ditargetkan rampung tahun 2024 ini.

Pembangunan jembatan duplikasi ini dikebut pengerjaannya oleh Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Ditjen Bina Marga.

Tujuan dari pembangunan jembatan ini adalah untuk meningkatkan koektivitas menuju ke kawasan IKN Nusantara.

Baca Juga: Diguyur Investor India 250 Juta USD, Pabrik Gula di Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Ini Bakal Semaikan 18.500 Ha, Progresnya…

Selain itu, jembatan yang ditargetkan rampung tahun 2024 tersebut juga dibangun untuk ditujukan agar dapat menjadi penghubung Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pembangunan jembatan duplikasi tersebut sebenarnya memang sangat penting.

Sebab, selain tingkatkan konektivitas, jembatan ini juga berguna sebagai pelengkap jembatan Pulau Balang yang sudah selesai pembangunannya lebih dulu.

Baca Juga: Pernah Dikorupsi Rp40 M, Bandara di Jawa Timur Ini Justru Raih Penghargaan Dunia Gegara Bentuknya Unik, Seperti Ikat Kepala?

Sebelumnya, proyek jembatan Pulau Blang yang telah selesai tersebut, anggaran pembangunannya mencapai angka Rp1,39 triliun.

Kemudian, konstruksi jembatan tersebut akhirnya dirampungkan pada tahun 2021 lalu.

Sedangkan, jembatan duplikasi Pulau Balang yang baru saja dibangun dan hendak selesai tahun 2024 tersebut letaknya berada di sekitar 500 meter dari letak jembatan awal.

Baca Juga: Alokasi Dananya Rp173 Miliar, Proyek SPAM di Kupang NTT yang Baru Diresmikan Jokowi Ini Sempat Terganjal Sengketa Lahan

Seperti informasi yang dilansir dari laman resmi PUPR, biaya konstruksi jembatan yang mulai dibangun sejak Januari 2023 tersebut senilai Rp471 miliar.

Pembangunannya sendiri diketahui dikontraktori oleh PT Adhi-Duta-Jakon (KSO), sebagai pelaksana.

Nantinya, jika jembatan duplikasi selesai dibangun, keduanya akan menjadi jembatan kembar di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Sempat Molor 2 Tahun Lebih, Proyek Bendungan di Maluku Senilai Rp2,08 Triliun Ini Dikebut Pembangunannya, Bakal Rampung…

Diketahui, jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang dibangun dengan panjang sekitar 511 meter.

Berdiri dengan bangunan yang bertipe rangka baja yang terdiri dari sekitar 4 pilar di zona laut, dan 4 pilar lagi di zona darat.

Adanya pembangunan jembatan duplikasi tersebut juga akan menjadi alternatif konektivitas jalan di Kalimantan Timur menuju ke Kalimantan Selatan.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]