Kuras Rp578 Miliar, Bendungan di Jawa Timur Ini Punya Pesona Wisata Memikat Berkat Dibangunnya Green Belt, Apa Itu?

inNalar.com – Bendungan Gongseng merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional atau PSN yang dibangun untuk meningkatkan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

Bendungan Gongseng sendiri terletak di Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Lokasinya tidak hanya dapat mengairi lahan pertanian warga setempat. Akan tetapi juga bisa menjadi spot wisata saat akhir pekan.

Baca Juga: Debat Cawapres 2024 Makin Sengit! Gibran Janji Bakal Teruskan Hilirisasi di Sektor Lain Selain Tambang

Proyek bendungan ini dibuat dengan tipe timbunan batu inti tegak yang memiliki daya tampung 22,43 juta m3.

Adapun luas genangannya mencapai 433,19 hektare dengan kemampuan mengaliri lahan pertanian seluas 6.191 hektare.

Dengan begitu, diharapkan bangunan ini dapat menjadikan produktivitas para petani semakin meningkat sehingga perekonomian di kabupatennya pun naik.

Baca Juga: Kucurkan Rp1,39 Triliun, Emiten Pemegang IUP Batu Bara di Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Ini Bagikan Dividen Interim, Harga per Saham Capai Segini

Ketersediaan air tersebut dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas panen para petani sehingga pendapatan mereka juga bisa bertambah ke depannya.

Tidak hanya itu, kehadirannya juga mampu menjadi pengendali banjir sebesar 2 juta m3.

Bendungan Gongseng juga difungsikan untuk menyediakan kebutuhan air baku sebanyak 300 liter per detik bagi warga di 35 desa di 4 kecamatan.

Baca Juga: Telan Biaya Rp101 Miliar, Revitalisasi Jembatan Legendaris Kota Bogor di Jawa Barat Selesai, Diklaim Mampu Bertahan 100 Tahun

Mulai dari Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Temayang, Kecamatan Kedungadem, dan Kecamatan Sugihwaras.

Bendungan Gongseng juga diproyeksikan sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro dengan kapasitas sebesar 0,7 MW.

Pesona Wisata Bendungan Gongseng

Bendungan Gongseng saat ini juga dijadikan sebagai area konservasi pariwisata bagi masyarakat setempat saat di hari libur maupun akhir pekan.

Baca Juga: Mahfud MD Dicecar Gibran Soal ‘Carbon Capture Storage’, Ternyata Teknologi Penyimpanan Emisi CO2 Nilainya Miliaran USD

Terlebih, kawasan bendungannya memiliki area daratan yang cukup luas. Belum lagi bangunan-bangunan di sekitarnya sangat bersih.

Setiap bangunan tertata dengan cantik dan rapi sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjungnya.

Sangat cocok mengunjunginya sebagai lokasi liburan untuk menghabiskan waktu sambil bersantai dengan orang terdekat.

Baca Juga: Telan 12 Korban Jiwa, Tungku Smelter Nikel di Morowali Sulawesi Tengah Meledak Hingga Kobarkan Api, Terungkap Siapa Pemiliknya

Tidak hanya itu, kawasan bendungan ini juga cocok dijadikan sebagai tempat untuk berburu keindahan matahari terbit maupun terbenam.

Tentu menyajikan pemandangan alam yang sangat menakjubkan karena pengunjung bisa melihat langsung panoramanya secara luas.

Bendungan Gongseng tentu tidak hanya bermanfaat untuk menyediakan air saja tetapi juga sudah mampu menjadi salah satu pilihan spot wisata terbaik di daerah ini.

Baca Juga: Terdepan Soal Inovasi Produk, Kenali 5 Pemenang Pengusaha Muda BRILiaN 2023!

Melansir dari Kementerian PUPR, di sekitar bendungan ini juga sudah dibangun green belt atau area sabuk hijau sebagai langkah konservasi lahan.

Caranya yaitu dengan menanami berbagai jenis pohon bernilai ekonomis di sekitarnya. Seperti pohon mangga, nangka, hingga kelengkeng.

Tentu akan menambah kesejukan dan keindahan di sekitar waduhnya sehingga pemandangan sekitarnya pun semakin indah.

Baca Juga: Gelontorkan Rp40 Triliun hingga Gandeng Malaysia, Megaproyek PLTA di Kalimantan Utara Ini Mampu Serap 5000 Pekerja

Terlebih, bendungan ini berada di tengah hutan hijau yang asri sehingga sangat layak dijadikan sebagai destinasi wisata.

Bendungan ini sendiri memiliki tinggi utama 34 meter dengan panjang puncaknya 422 meter.

Adapun pembangunan bendungan yang juga sekaligus spot wisata cantik ini menelan anggaran senilai Rp578 miliar. ***

 

Rekomendasi