

inNalar.com – PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pengolahan perekat kayu lapis.
Tak hanya itu, gurita bisnis PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk juga merambah ke barang-barang kimia dan pertambangan.
Perusahaan ini berdiri pada tangga 18 Maret 1982 dengan nama awal PT Dharma Pertiwi Nusantara.
Kemudian, pada tahun 1985, nama korporasi ini berubah nama menjadi PT Duta Pertiwi Nusantara.
Perusahaan ini berdomisili di Pontianak dan lokasi pabriknya berada di tepi Sungai Kapuas.
Pabrik DPNS berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 4,8 hektar dan didukung oleh kurang lebih 100 tenaga kerja terampil.
Pada periode triwulan III 2023 lalu, PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk telah mengumumkan laporan keuangan resminya.
Bersumber dari laporan keuangan resminya, diketahui jumlah penjualan perusahaan ini mencapai Rp87 miliar.
Angka tersebut jauh dibawah jumlah penjualan pada triwulan III 2022 yakni mencapai Rp160 miliar.
Kemudian, beban pokok penjualannya sebesar Rp62 miliar, sementara tahun lalu sebesar Rp113 miliar.
Jika jumlah penjualan dikurangkan dengan beban pokok penjualan maka diketahui jumlah laba kotornya.
Jumlah laba kotor perusahaan ini pada September 2023 sebesar Rp25,4 miliar.
Kemudian, masih terdapat berbagai beban yang harus ditanggung termasuk beban pajak yang nantinya setelah dikurangkan diketahui laba bersihnya.
Jumlah laba bersih perusahaan ini sebesar Rp12 miliar dan angka tersebut berada di bawah keuntungan bersih pada tahun lalu di periode yang sama.
Pada tahun 2022 lalu, jumlah keuntungan bersih DPNS mencapai Rp24,4 miliar.***