

inNalar.com – Masih ingat dengan sosok Ahli Psikologi Forensik Kasus Kopi Sianida bernama Reza Indragiri?
Reza sempat mengundang sorotan publik usai Ayah Mirna Salihin mengaku menyelipkan ‘ongkos’ untuknya.
Dalam kesempatan lain, Sang Ahli Psikologi Forensik ini pun menyebut Ayah Mirna Salihin sebagai sosok yang berbahaya.
Baca Juga: Jangan Sampai Keliru! Intip Perbedaan PNS dan PPPK, Selisih Gajinya Bisa Sampai Rp1 Juta?
Menurut Reza, ada dua alasan yang menyebabkan dirinya berpandangan demikian terhadap Darmawan Salihin.
Saat dirinya bertemu dengan Ayah korban tepat di momen balik layar persidangan, Darmawan Salihin memberikan dua pengakuan mengejutkan.
Pertama, Darmawan Salihin mengaku bahwa ia adalah sosok yang kenal dengan banyak pejabat negara.
Baca Juga: Jessica Wongso Korban atau Pelaku? Ahli Digital Forensik Ini Bongkar Fakta Mengejutkan
Ayah Mirna Salihin, menurutnya, seolah ingin menunjukkan bahwa dirinya memiliki koneksi yang cukup luas.
“Pertama dia sebut bahwa dia punya banyak teman di sekian banyak alat negara, di sekian banyak lembaga negara,” ungkap Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri, dikutip dari Podcast Reyben Entertainment.
Pengakuan kedua yang diungkap Darmawan Salihin, menurut Reza, jauh lebih menggetarkannya hingga membuatnya takut.
Baca Juga: Formasi Tenaga Kesehatan BPOM Ini Dibuka Untuk Pelamar CPNS 2024 S1 Soshum: Gajinya Bikin Melongo
“Saya sempat takut nih ketika dia memperkenalkan diri ke saya bahwa dia bekerja untuk sebuah lembaga intelijen. Wuih takut saya saat ini, berbahaya ini,” pungkasnya.
Namun ketakutan yang dimaksudkan oleh Reza Indragiri bukan perasaan takut yang ditujukan kepadanya.
“Ketakutan dan anggapan bahwa itu merupakan hal yang berbahaya bukan terhadap diri saya,” lanjutnya.
Baca Juga: Selain Gaji PNS Rp10 Juta, BPOM Buka 28 Formasi Idaman Bagi Lulusan S1 di CPNS 2024
Ahli Digital Forensik ini mengungkap bahwa sosok Ayah Mirna Salihin bisa jadi berbahaya dan membuatnya khawatir sebab apa yang diungkapkannya itu dapat membahayakan negara.
“Betapa berbahayanya kalau lembaga intelijen kita memperkerjakan orang yang ukuran mulutnya empat kali lebih besar daripada ukuran otaknya,” ungkap Reza.
“Itu saya bayangkan berbahaya di situ. Berbahaya sekali,” tegasnya lagi.
Sebelumnya, Reza Indragiri sempat menjadi sorotan masyarakat usai Darmawan Salihin mengaku selipkan uang Rp3 juta ke dalam tasnya.
Pengakuan Darmawan ini dilontarkan saat ia hadir dalam forum wawancara bersama Karni Ilyas.
Menyikapi hal tersebut, Reza pun buka suara mengenai ‘selipan’ uang yang sempat ramai diperbincangkan masyarakat.
“Seseorang secara tidak bertanggung jawab memasukkan uang ke dalam tas saya. Saya katakan secara tidak bertanggungjawab karena praktis dia melakukan itu tanoa seizin saya. Tujuannya apa?” kata Reza.
Kasus kopi sianida masih menjadi bahan perdebatan bagi para ahli, baik dari segi hukum pidana, kebenaran mengenaik ada atau tidaknya kandungan racun sianida, hingga siapa pelaku sebenarnya.
Sejak penayangan dokumenter Netflix, kini opini publik mulai terbagi dan berimbang.
Sebagian meyakini bahwa Jessica Wongso pelakunya, tetapi sebagian lainnya meragukan bahwa Jessica adalah sosok pembunuh Mirna Salihin.***