Rekaman CCTV Kasus Kopi Sianida Penuh Rekayasa dan Manipulasi? Inilah Rincian Hasil Rekayasa yang Ditemukan Ahli

inNalar.com – Usai dibebaskan bersyarat, Jessica Wongso mulai banyak muncul di kalangan publik dan kasusnya Kembali heboh dibicarakan.

Pihak-pihak lain pun turut angkat bicara dan diundang menjadi narasumber di beberapa podcast.

Hal ini juga berlaku bagi Dr. Eng Rismon H. Sianipar, S.T, M.T, M.Eng yang menjadi ahli forensik dan saksi dalam kasus kopi sianida dengan terdakwa Jessica Wongso ini.

Baca Juga: Jadi Syarat Pengambilan Gaji Pensiunan PNS, Inilah Cara Menggunakan Aplikasi Otentikasi Taspen

Dalam kesempatannya, Rismon banyak menjelaskan perihal hasil rekayasa juga manipulasi yang dirinya temukan dalam kasus Jessica Wongso, yang menurutnya dilakukan oleh pihak berwenang.

Dirinya pun sangat meyakini kebenaran atas apa yang dia selidiki karena berdasarkan analisis ilmiah yang sangat akurat.

Rismon menjelaskan bahwa ada banyak rekayasa juga manipulasi yang dia temukan dalam rekaman CCTV mulai dari jumlah file, pengaburan gambar, perubahan warna, bahkan penurunan resolusi.

Baca Juga: Rincian Gaji dan 5 Jenis Tunjangan yang Perlu Diketahui Sebelum Mendaftar PPPK 2024, Wajib Catat!

Inilah beberapa hasil rekayasa dan manipulasi yang berhasil ditemukan Rismon H. Sianipar:

1. Perubahan Jumlah file

Ada beberapa rekaman kamera CCTV yang mengarah ke meja Jessica Wongso saat itu dan dijadikan barang bukti namun ditemukan perubahan jumlah file:

a. Folder kamera CCTV 7, saat Muhammad Nuh Al Azhar dijadikan saksi jumlah file ada 2 (10 Agustus 2016). Padahal saat dihadirkan saksi Agus Triono jumlah file adalah 4 (20 Juli 2016).

Baca Juga: WAJIB TAHU! Meski Sesama ASN, PPPK Boleh Daftar CPNS 2024 dengan Syarat…

b. Folder kamera CCTV 9, saat Muhammad Nuh Al Azhar menjadi saksi, jumlah file ada 2 (10 Agustus 2016). Sedangkan saat Agus Triono jadi saksi, jumlah file ada 3 (20 Juli 2016).

2. Perubahan Warna Rekaman

Pada video tertentu, terdapat perubahan warna yang dibuat keabuan. Padahal dari warna tersebut bisa ditemukan informasi, seperti:

Baca Juga: Preview Love Next Door Episode 5, Bae Seok Ryu Masih Punya Perasaan kepada Mantan Tunangannya?

a. Durasi 17.17 saat kedatangan Mirna Salihin, di sini dibuat keabuan padahal bisa ditemukan informasi warna kopi.

b. Rekaman CCTV 3 yang dibuat keabuan padahal bisa ditemukan informasi tone warna tubuh juga gesture dari Mirna Salihin dan bisa diselidiki dokter forensik.

3. Pengaburan Resolusi

Terdapat penghancuran resolusi termasuk saat peralihan sedotan Mirna Salihin dari atas meja ke gelas kopi. Seharusnya menjadi pergerakan yang halus, namun malah putus-putus dan kabur.

Baca Juga: Saksi Ahli Racun Australia Kubu Jessica Wongso Ini Sempat Dikaitkan Dengan Kasus ‘American Beauty’

4. Frame-frame yang dihilangkan

Menurut Rismon, ada cukup banyak frame yang dihilangkan yang padahal bagian tersebut bisa jadi informasi penting, seperti:

a. Pada kamera 17 yang menyorot ke kasir, berdasarkan meta data, ditemukan 96ribuan frame yang hilang. Jumlah ini bisa dikalkulasikan dengan durasi satu jam lebih.

Baca Juga: BKN Tegaskan PPPK 2024 Belum Dibuka, Inilah yang Perlu Anda Siapkan Sebelum Pendaftaran

Padahal bisa diselidiki saat pihak caffee menyiapkan kopi, apa saja yang dimasukkan.

b. Pada kamera 9, Jessica Wongso dituduh melakukan penggarukan setelah memasukan sianida. Dalam rekaman ini, ada sekitar 100 frame hilang.

c. Pada kamera 7 ada 50 frame hilang, yaitu saat Jessica dituduh menggeser paper bag.

Baca Juga: Isi Laptop Jessica Wongso Terbongkar, Benarkah Kasus Kopi Sianida Hanya Kebetulan?

Rismon menjelaskan bahwa informasi temporal dari laju frame itu sangat penting di dunia forensik, 1 bit pun tidak boleh berubah.

Itulah beberapa rekayasa juga manipulasi yang hasil penyelidikan Rismon sebagai ahli forensik.

Keseluruhan bukti dan rinciannya Rismon kumpulkan dalam satu berkas yang ke depannya akan digunakan saat pengajuan Peninjauan Kembali (PK).***

 

Rekomendasi