

inNalar.com – Adanya proyek bandara megah di Jawa Barat kabarnya akan segera terealisasi, lokasinya diperkirakan berada di dekat area Pelabuhan Cimalaya.
Di akhir tahun 2023 ini, Pemerintah Indonesia memang sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastuktur di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat.
Dari informasi yang didapat dari berbagai media, kabarnya tujuan dari pembangunan bandara baru di Jawa Barat ini akan dijadikan sebagai pelengkap Bandara Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Dirasa Terlalu Luas, Kalimantan Tengah Berencana Lakukan Pemekaran Wilayah, Bakal Ada Provinsi Baru?
Karena diketahui, bandara internasional Soekarno-Hatta di Jawa Barat tersebut memang selalu mengalami kelebihan penumpang.
Selain itu, bandara baru di Jawa Barat yang akan dibangun di Kabupaten Karawang ini akan menggantikan proyek dari Bandara Ali Sadikin yang batal dibangun.
Bandara baru di Jawa Barat ini nantinya akan berstatus sebagai bandara internasional.
Lalu bagaimana kabar mengenai kelanjutan proyek bandara baru kelas internasional di Jawa Barat tersebut?, begini ulasannya.
Menurut kabar yang beredar, proyek bandara baru di Jawa Barat ini, dulunya akan mulai dikerjakan setelah adanya Pemilu 2014.
Namun hingga saat ini pun, kejelasan mengenai pembahasan proyek pembangunan bandara di Jawa Barat tersebut masih dianggap rancu.
Rencananya dulu pembangunan bandara di Jawa Barat ini akan ditempatkan atau berlokasi di sebuah pulau buatan seluas 4.000 hektare yang ada di Kabupaten Karawang.
Lokasinya tepat berjarak sekitar 97 kilometer dari arah pusat Kota Bandung, Jawa Barat.
Kemudian pembangunan dari bandara baru di Jawa Barat ini sendiri rencananya akan melewati sebanyak tiga fase utama.
Pada fase pertama pembangunan bandara, kapasitas penumpang yang ditargetkan yaitu sebanyak 30 juta penumpang.
Dan di fase kedua hingga ketiga pembangunan, kapasitas penumpang di bandara baru Jawa Barat tersebut akan terus dinaikkan.
Berbagai sumber media menyebutkan bahwa dulunya rencana pembangunan bandara baru di Jawa Barat ini akan dilakukan kerja sama dengan Pemerintah Jepang.
Dari pihak Pemerintah Jepang sendiri akan menurunkan tim kajiannya melalui JICA (Japan International Cooperation Agency).
Rencananya bandara yang berlokasi di pulau buatan seluas 4.000 hektare tersebut akan dinamai sebagai Bandara Internasional Karawang.
Hingga tahun 2022, kejelasan mengenai bandara baru di Jawa Barat ini masih menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat. ***