

inNalar.com – Cara untuk menyambut hadirnya bulan puasa pasti di setiap daerah berbeda-beda, khususnya pada ramadhan 2022 saat ini.
Banyak sentuhan-sentuhan khusus dilakukan umat islam dalam penyambutan, tak lain sebagai bentuk penghormatan datangnya bulan ramadhan 2022.
Jadi tak heran, dengan adanya bulan ramadhan juga bisa merubah gaya hidup sehari-hari atau bahkan sarana untuk meningkatkan ibadah.
Baca Juga: Inilah Lembaga Sekolah Pertama pada Masa Kolonial, Ternyata Didirikan Portugis di Ternate
Bahkan di Indonesia sendiri, terdapat berbagai hal yang unik dilakukan kalangan masyarakat menjelang datangnya bulan suci ini.
Oleh sebab itu, sebagaimana dikutip inNalar.com dari berbagai sumber, inilah 5 tradisi unik dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan 2022 di Indonesia.
1. Munggahan di Jawa Barat
Tradisi ini rutin dikerjakan di daerah masyarakat suku Sunda di Jawa Barat. Mereka berkumpul dengan orang-orang tercinta.
Biasanya, Munggahan digelar masyarakat Sunda seminggu atau dua minggu sebelum datangnya bulan suci ramadhan.
Adapun tujuannya adalah untuk mensucikan diri dengan saling meminta maaf antar sesama guna dalam menjalankan ibadah puasa bisa tenang, sebab tiada kesalahan.
2. Padusan
Dalam bahasa Jawa merupakan istilah berendam diri dengan cara mandi mendatangi laut ataupun sumber-sumber mata air yang dianggap keramat.
Tradisi ini biasanya digelar di daerah Boyolali. Mereka berbondong-bondong mandi di suatu sumber dengan tujuan untuk mensucikan diri sebelum menyambut datangnya bulan ramadhan.
Baca Juga: Rudy Salim Berhalangan Hadiri Pemeriksaan Soal Kasus Indra Kenz, Polri Jadwalkan Pemanggilan Ulang
3. Nyandran di Jawa Tengah
Tradisi Nyadran dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah guna menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan berziarah ke makam leluhur dan membersihkannya.
Kemudian dilanjut membersihkan makam, membaca Al-Qur’an, zikir, tahlil, doa, dan ditutup dengan bersantap bersama sanak saudara.
Tradisi unik ini bisa ditemui di berbagai daerah di Jawa Tengah dan sekitarnya seperti di Salatiga hingga Yogyakarta.
4. Megengan
Selanjutnya ada tradisi Megengan yang bisa dijumpai di daerah Surabaya dan sekitarnya, sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan ramadhan.
Masyarakat berkumpul sembari berdoa dan menyantap kue apem, yang tak sebagai simbol penyucian diri sebelum menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Adapun pemilihan kue apem sebagai hidangan, karena kata apem memiliki pelafalan yang menyerupai kata afwan, berarti maaf dalam kosakata Arab.
Baca Juga: Beberapa Negara ini Memiliki Tradisi Unik Menyambut Ramadhan, Turki Menyalakan Meriam
5. Balimau
Balimau yaitu tradisi mandi menggunakan jeruk nipis di kalangan masyarakat daerah Minangkabau. Biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang terdapat aliran sungai dan tempat pemandian.
Tradisi ini sudah diwariskan secara turun temurun dan diperkirakan sudah berlangsung berabad-abad yang lalu.
Balimau sendiri berarti membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadhan. Sehingga hal itu sesuai dengan ajaran agama Islam, yaitu menyucikan diri untuk mempersiapkan lancarnya ibadah puasa.
Adapun penggunaan jeruk nipis dalam tradisi ini disebabkan pada zaman dahulu, tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih karena tidak ada sabun.
Sehingga sebagai alternatif, masyarakat mengganti sabun di dengan limau (jeruk nipis), karena diyakini bisa melarutkan minyak atau keringat di badan.
Itulah 5 tradisi unik yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan.***