Wow Keren! Sunan Drajat Lamongan, Jadi Satu-Satunya Pondok Pesantren Peninggalan Walisongo yang Masih Ada

inNalar.com – Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan pondok pesantren terbesar di jawa timur bahkan murid dari Pondok Pesantren Sunan Drajat memiliki puluhan ribu para santriwan dan santriwati. 

Pondok Pesantren Sunan Drajat didirikan oleh Raden Qosim Syarifuddin yang merupakan putra dari Sunan Ampel yang berada di surabaya 

Diketahui bahwa pada saat itu Raden Qosim Syarifuddin telah diutus oleh ayahnya yaitu Sunan Ampel untuk membantu menyebarkan ajaran agama islam.

Baca Juga: Pondok Pesantren Tertua se Jawa Timur Ini Telah Berdiri selama 197 Tahun, Ploso, Lirboyo dan Tebu Ireng Lewat!

Raden Qosim Syarifuddin mendapat utusan untuk membantu mbah mayang madu dan juga mbah banjar untuk menyebarkan ajaran agama islam yang berada di natai yang terletak di bagian utara yaitu Lamongan.

Pada saat itu mbah banjar dan mbah mayang madu ingin mendirikan sebuah tempat untuk mengajar agama islam tetapi memiliki kendala yaitu terbatasnya bahkan kekurangan pengajar agama islam yang kurang memahami. 

Akhirnya mbah mayang madu dan mbah banjar akhirnya menghadap ke Sunan Ampel untuk mengatakan kekurangan tenaga ahli di bidang agama islam. 

Baca Juga: 1 Muharram 1445 H, Begini Proses Ritual Sasahan PSHT yang Sering Dianggap Mistis, Beserta Aturannya

Akhirnya Sunan Ampel memberikan izin kepada putranya yaitu Raden Qosim untuk menyebarkan agama islam di daerah lamongan.

Bahkan pada zaman dulu daerah banjarwati masih banyak pelecehan dan juga tempat pemujaan, bahkan Raden Qosim Syarifuddin saat itu mengalami kemunduran sampai akhir hayatnya.

Hingga Pondok Pesantren Sunan Drajat pada tahun 1977 mulai ada kebangkitan oleh seorang Kiai Haji Abdul Ghofur, diketahui bahwa Kiai Haji Abdul Ghofur merupakan keturunan dari Raden Qosim.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Kampung Madinah, Pondok Pesantren di Jawa Timur Ini Miliki 900 Santri dari Luar Negeri

Bahkan sampai saat ini tahun 2023 Pondok Pesantren Sunan Drajat masih dipimpin oleh Kiai Haji Abdul Ghofur yang terus melakukan dakwah ajaran agama islam.

Ribuan santri dari berbagai daerah bahkan ada yang berasal dari luar negeri untuk belajar agama islam lebih dalam dan memahami.

Kiai Haji Abdul Ghofur sampai saat ini masih sering berdakwah melalui radio yang bisa diputar, bahkan Pondok Pesantren Sunan Drajat merupakan pondok pesantren yang memiliki ribuan santri di Jawa Timur.

Media dakwah yang yang dilakukan sampai saat ini menggunakan media dakwah Radio Persada FM tidak hanya itu Pondok Pesantren Sunan Drajat juga memiliki channel TV sendiri yaitu Persada TV.

Pondok Pesantren Sunan Drajat juga memiliki youtube channel, berbagai aktivitas kegiatan yang da di pondok akan disiarkan langsung dan diupload ke youtube channel yang bernama Persada TV PPSD.

Pondok Pesantren Sunan Drajat juga memiliki akun instagram, facebook dan juga tiktok yang digunakan untuk media dakwah.***

Rekomendasi