

InNalar.com – Sistem pendapatan yang digunakan untuk mengatur besaran penghasilan PNS yaitu menggunakan golongan, pangkat dan masa kerja golongan (MKG).
Apalagi terdapat kenaikan gaji pokok (gapok) yang akan mulai berlaku tahun depan, tentu pendapatan ASN akan makin tinggi.
Ditambah bagi lulusan Magister (S2) nantinya akan dimasukan ke golongan IIIb, yang dapat dibilang cukup tinggi.
Perlu diketahui dalam menjadi abdi negara sebenarnya tingkat pendidikan juga akan mempengaruhi golongan serta pangkat yang dimiliki.
Pasalnya untuk PNS yang tingkat pendidikannya hanya SD atau SMP, golongannya adalah I.
Berlanjut ke golongan II, yang masuk di golongan ini merupakan lulusan SMA dan DIII.
Pada golongan IIIa sendiri adalah untuk sarjana (S1), sedangkan tingkat pendidikan Magister langsung ditempatkan di golongan IIIb.
Karena itulah golongan IIIb untuk lulusan S2 dapat dibilang tinggi, mengingat golongan IV hanya diperuntukan untuk PNS yang ada di eselon.
Selain golongan yang cukup tinggi, gapok yang diterimanya pun akan semakin besar dibandingkan golongan serta pangkat yang ada di bawahnya.
Bahkan karena ada kenaikan gaji 8% di tahun depan, gaji para ASN akan semakin melonjak naik.
Meski peraturan untuk besaran gaji yang setelah naik 8% belum dirilis, namun sebenarnya jumlah itu bisa dikira-kira menggunakan jumlah perhitungan pada gaji di PP No 15 tahun 2019.
Berikut estimasi besaran gaji bagi Magister setelah naik 8% yang langsung masuk di golongan IIIb:
1. Golongan III:
Golongan III/a: Rp2.785.752 – Rp4.575.312;
Golongan III/b: Rp2.903.580 – Rp4.768.848;
Golongan III/c: Rp3.026.484 – Rp4.970.592;
Golongan III/d: Rp3.154.464 – Rp5.180.760;
2. Golongan IV:
Golongan IV/a: Rp3.287.844 – Rp5.400.000;
Golongan IV/b: Rp3.426.948 – Rp5.628.420;
Golongan IV/c: Rp3.571.884 – Rp5.866.452;
Golongan IV/d: Rp3.722.976 – Rp6.114.636;
Golongan IV/e: Rp3.880.548 – Rp6.373.296.
Karena PNS dengan tingkat pendidikan Magister ditempatkan langsung pada golongan IIIb, maka besaran gapok terkecilnya pada tahun 2024 adalah Rp 2,7 juta.
Akan tetapi besaran Rp 2,7 itu adalah jumlah terkecil karena masa kerja golongan baru terhitung 0 tahun.
Jadi nantinya besaran itu akan semakin naik seiring lama waktu PNS bekerja jadi abdi negara. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi