Wow! Diabetes Melitus Ternyata Bisa Diobati dengan Tanaman Liar Ini, Biasa Tumbuh di Pinggir Jalan

inNalar.com – Prinsip utama dari mengobati Diabetes Melitus sebenarnya terletak pada gaya hidup.

Para penderita Diabetes Melitus perlu menjaga dan memperhatikan asupan gula yang masuk ke dalam tubuh dan melakukan aktivitas fisik.

Baik Diabetes Melitus tipe 1 maupun tipe dua sebenarnya memiliki gejala yang hampir mirip.

Baca Juga: Resmi Diluncurkan, Begini Cara Akses Threads Instagram serta Perbedannya dengan Twitter

Kendati demikian, seseorang yang telah terdiagnosis Diabetes Melitus harus segera mendatangi dokter untuk dilakukan pengobatan yang sesuai.

Selain obat-obatan kimiawi dari dokter untuk mengobati Diabetes Melitus, ada pula obat herbal yang bisa dikonsumsi sebagai obat alternatif.

Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, salah satu bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati Diabetes Melitus adalah tanaman ciplukan.

Baca Juga: AJAIB! Diabetes Melitus Langsung Sembuh Setelah Rutin Lakukan Hal Ini Kata dr Zaidul Akbar

Ciplukan adalah tanaman liar yang bisa tumbuh dimana saja, di pinggir jalan, kebun, tepian sungai, tepi sawah, dan lain sebagainya.

Ciplukan mempunyai buah yang cukup unik karena bersembunyi di dalam cangkap atau tertutup daun. Saat matang, buah ciplukan memiliki rasa yang manis dan lezat.

Namun siapa sangka, tanaman yang dapat tumbuh secara liar dimana saja ini dapat mengobati Diabetes Melitus.

Baca Juga: Usai Pepet Lee Junho, YoonA SNSD Kini Merapat Ke Sosok Pria Tajir Ini, Mau Jadian?

Bukan buahnya, melainkan daun dan akar ciplukan yang bisa digunakan untuk obat Diabetes Melitus.

Daun ciplukan mengandung asam klorogenat dan polifenol. Sementara biji ciplukan mengandung elaidic acid.

Hal tersebut disebabkan batang dan akar ciplukan memiliki kandungan saponin yang dapat berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

Cara mengonsumsi ramuan herbal tersebut yakni siapkan 10 gram akar dan daun ciplukan.

Kemudian, rebus kedua bahan tersebut menggunakan 400 ml air selama 5 hingga 10 menit.

Diamkan terlebih dahulu sampai hangat, lalu saring. Ramuan tersebut siap untuk dikonsumsi.***(Alfina Indira)

Rekomendasi