

inNalar.com – Telah ditemukan situs dan candi budha di Kediri, Jawa Timur yang diduga merupakan peninggalan Kerajaan Kediri.
Situs dan candi budha yang ditemukan di Kabupaten Kediri tersebut dinyatakan sebagai candi budha terbesar se-Jawa Timur.
Saking besarnya situs dan candi budha yang ditemukan, digadang-gadang bisa melebihi besarnya Candi Borobudur di Jawa Tengah.
Dimulai dengan penemuan arca Bodhisatwa dan arca Budha, candi yang ada ditemukan di Desa Adan-Adan tersebut diyakini sebagai candi budha.
Candi dan situs yang ditemukan di Kediri, Jawa Timur ini memiliki latar belakang keagamaan budha atau aliran mahayana.
Situs yang ditemukan diberi nama Situs Adan-Adan, sedangkan candi dengan aliran mahayana diberi nama Candi Gempur.
Baca Juga: Panjangnya Capai 800 Km, Sungai Keruh Seolah Tak Terawat di Jambi Ini Pecahkan Rekor se-Sumatera Lho
Induk candi budha yang ditemukan di wilayah bagian selatan Jawa Timur memiliki ukuran 25 x 25 meter dengan luas situs yang mencapai 700 meter persegi.
Sama dengan Candi Borobudur di Jawa Tengah, Candi Gempur yang diduga peninggalan Kerajaan Kediri ini merupakan tempat ibadah kaum budha.
Situs yang ditemukan di sekitar candi adalah arca, gentong dari batu andesit, batu pipih, keramik, dan masih banyak lagi.
Gentong ditemukan dalam keadaan yang masih utuh meskipun sudah berusia sangat lama, mengingat kapan waktu berdirinya Kerajaan Kediri.
Wilayah ditemukannya gentong dan batu pipih diperkirakan adalah pemukiman penduduk sekitar candi budha terbesar di Jawa Timur.
Dalam proses menemukan situs dan candi budha di Kediri, Jawa Timur, diperlukan waktu yang cukup lama akibat tertimbunnya penemuan di bawah lapisan abu vulkanik.
Abu vulkanik setebal 11 lapisan yang menutupi berbagai macam situs dan candi budha di Kediri diakibatkan oleh erupsi Gunung Kelud.
Letak situs dan candi yang ditemukan tidak jauh dari aliran Sungai Sarinjing yang menjadi tempat mengalirnya lahar dingin Gunung Kelud.
Candi yang ditemukan bersamaan dengan situs adan-adan di Kediri, Jawa Timur ini memiliki aliran yang sama dengan Candi Borobudur dan menjadi candi budha terbesar se-Jawa Timur.***