Wanita Segera Cek ke Dokter Jika Sering Merasa Gampang Lapar, Bisa Jadi Terkena Diabetes Melitus Lho!

inNalar.com – Diabetes melitus dapat dialami oleh pria ataupun wanita. Bahkan, studi terkini mengungkap bahwa penyakit kencing manis tak hanya dialami oleh kalangan orang dewasa, tetapi juga dialami pada usia anak.

Secara fisik, wanita memiliki siklus tubuh yang berbeda dari pria, sehingga gejala diabetes melitus pun bisa diperhatikan dari gejala khasnya.

Disadur dari kanal YouTube Saddam Ismail, terdapat beberapa gejala diabetes melitus yang khas dialami oleh wanita.

Baca Juga: Kostum ‘Haram’ Jennie Blackpink di The Idol Tuai Kontroversi, Area Sensitif Terekspos

Berikut ini daftar gejala diabetes menurut dr Saddam Ismail dari gejala yang umum hingga yang khusus hanya terjadi pada wanita.

Gejala umum diabetes melitus yang biasa terjadi pada wanita meliputi, sering merasakan lapar dan haus secara berlebihan, sering buang air kecil terutama saat malam hari, dan berat badan terus menurun meski sudah makan banyak.

Selain itu, perlu diwaspadai pula ketika sering mengalami pandangan buram, luka yang sulit sembuh, dan selalu merasa lemas dan lesu tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga: Kaum Jomblo Rawan Kena Penyakit Diabetes Melitus, Ini Alasannya dalam Medis Kata dr Zaidul Akbar

Adapun gejala khusus penyakit diabetes melitus pada wanita, bisa diperhatikan pada enam tanda alarm tubuh berikut ini.

1. PCOS atau Polycystic Ovarian Syndrome

Berdasarkan penjelasan dr Saddam Ismail, PCOS atau yang biasa dikenal dengan sindrom polikistik ovarium merupakan kondisi ketika ada banyak kista di indung telur.

Kondisi PCOS menjadi salah satu gejala khas diabetes melitus pada wanita. Pasalnya, ketidakseimbangan hormon dalam tubuh menyebabkan tingkat hormon androgennya tinggi.

Hormon yang tidak seimbang itulah yang bisa saja menyebabkan adanya resistensi insulin dan ini bisa menjadi gejala awal penyakit kencing manis ataupun meningkatkan resiko penyakit ini.

Baca Juga: Han So-Hee Dan Chae Jong-Suk Kegep Ambil Jatah Liburan Di Hari Yang Sama, Mau Ngedate?

2. Infeksi Jamur pada Vagina

Menurut dr Saddam Ismail, wanita yang menderita gejala diabetes melitus beresiko tinggi mengalami jamur di area vagina.

Pasalnya, saat kadar gula darah dalam tubuh tinggi, reaksi tubuh akan mendorong seseorang untuk sering buang air kecil. Urin pada seseorang yang mengidap penyakit kencing manis ini akan banyak membawa keluar kandungan glukosa bersama urin tersebut.

Urin yang banyak mengandung glukosa inilah yang kemudian menyebabkan jamur tumbuh subur di area sekitar vagina wanita yang mengidap gejala diabetes melitus.

3. Infeksi Jamur pada Mulut (Kandidiasis Oral)

Ketika kadar gula darah dalam tubuh tinggi dan kondisi imunitas menurut akan memberikan ruang bagi jamur untuk tumbuh, terutama di area mulut.

Gejala umum yang bisa diperhatikan adalah dengan memeriksa apakah ada bercak putih di pipi bagian dalam, gusi, lidah, amandel, dan di area kerongkongan.

4. Infeksi Saluran Kemih

Kadar gula darah yang tinggi pada wanita pengidap diabetes melitus, bisa membuat bakteri berkembang biak dalam tubuh dan akhirnya menyebabkan infeksi saluran kemih.

Selain itu, tanda yang bisa diperhatikan ialah seseorang akan merasakan sakit, seperti sensasi panas terbakar saat buang air kecil, merasa anyang-anyangan, warna urin pun berwarna keruh bahkan berdarah.

5. Siklus Menstruasi yang Tidak Teratur

Salah satu gejala diabetes melitus pada wanita yang diungkap oleh dr Saddam Ismail adalah ketika siklus menstruasinya lebih panjang.

Pada saat wanita sedang berada dalam siklus menjelang atau pada saat menstruasi, ia akan gampang merasa lapar yang akhirnya membuat dirinya kesulitan untuk mengendalikan keinginannya untuk makan.

Biasanya dalam kondisi ini, wanita ingin memakan segala yang manis-manis. Keadaan inilah yang jika tidak dikontrol dengan baik akan menyebabkan gula darah tinggi hingga berujung pada gejala diabetes melitus.

6. Gangguan Fungsi Saraf yang Berimbas pada Disfungsi Seksual

Jika gula darah tinggi, darah pun akan mengental dan sirkulasi darah menjadi kurang lancar termasuk ke area organ vagina.

Kondisi ini yang akhirnya mengganggu sistem saraf dan menyebabkan respon wanita terhadap orgasme pun menjadi berkurang.

Nyeri saat berhubungan seksual pun bisa dialami oleh wanita dengan gejala diabetes melitus. Pasalnya, dalam kondisi ini area vagina akan menjadi kering, sehingga sistem lubrikasi alami dalam tubuh tidak bekerja dengan baik.

Demikian gejala diabetes melitus pada wanita menurut penjelasan dr Saddam Ismail yang bisa jadi alarm deteksi dini.***

Rekomendasi