

inNalar.com – Waduk Gajah Mungkur (WGM) mengalami kekeringan karena musim kemarau tahun ini.
Musim kemarau akibat El Nino ini diprediksi akan berlangsung lama hingga awal tahun 2024.
Terdapat kemunculan makam-makam kuno di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah. Makam-makam kuno tersebut muncul dengan berwarna putih.
Kompleks makam ini biasa tertutup dan saat ini mulai muncul pada tengah Waduk Gajah Mungkur
Penyebab munculnya makam-makam kuno ialah saat air di Waduk Gajah Mungkur mengalami penurunan debit air akibat kemarau.
Makam yang merupakan milik masyarakat sebelum pembangunan Waduk Gajah Mungkur.
Waduk Gajah Mungkur ini dibangun pada 1978 yang beroperasi pada tahun 1980.
Sekitar 41.000 warga yang tinggal dan terdapat 45 desa dan 6 kecamatan di Wonogiri yang harus dipindah.
Makam yang muncul di Waduk Gajah Mungkur ini berwarna putih.
Melansir dari travel.detik pada Waduk Gajah Mungkur terdapat batu kijing yang berserakan.
Ada beberapa yang hancur akibat terkikis oleh air, kijing merupakan batu penutup makan yang menyatu dengan batu nisannya.
Kijing tersebut didominasi oleh warna putih yang sebagian bertuliskan nama jenazah dan tahun meninggal.
Warna putih pada kijing tersebut berawal pada zaman dahulu di daerah selatan Wonogiri terdapat banyak batuan kapur.
Banyaknya batuan kapur tersebut akhirnya dimanfaat menjadi tatan rumah dan juga pembuatan kijing.
Waduk Gajah Mungkur terletak di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. ***