

innalar.com – Bendungan ini merupakan salah satu megaproyek insinyur sipil terbesar dalam sejarah manusia.
Menjadi bendungan terbesar, bendungan Three Gorges memiliki potensi bahaya yang tak terbayangkan sebelumnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pihak berwenang dan ilmuwan telah mengidentifikasi bahwa bendungan ini memiliki potensi untuk menjadi salah satu bencana banjir terbesar.
Tentu hanya akan terjadi jika ada kerusakan serius atau kebocoran di struktur ini.
Bendungan Three Gorges, yang dibangun di atas Sungai Yangtze di Provinsi Hubei, Tiongkok, telah menjadi kebanggaan teknik sipil negara.
Bendungan ini selesai dibangun pada tahun 2006.
Baca Juga: 5 Tips Jitu Kaya Raya Bermodalkan Gaji UMR dengan Metode Frugal Living, Ampuh Bikin Iri Tetangga!
Dengan ketinggian mencapai 181 meter dan panjangnya hampir 2,3 mil, bendungan ini dirancang untuk mengendalikan banjir, menghasilkan listrik, dan meningkatkan navigasi sungai.
Namun, bersama dengan manfaatnya, bendungan ini membawa risiko serius bagi jutaan jiwa yang tinggal di sekitarnya.
Salah satu ancaman terbesar yang dihadapi oleh Bendungan Three Gorges adalah potensi kerusakan struktural atau kebocoran.
Baca Juga: Tol Pekanbaru – Dumai dengan Panjang 131,48 km Bisa Dilintasi Gajah, Bentuk Pelestarian Lingkungan?
Jika situasi semacam itu terjadi, akan terjadi banjir besar yang melanda wilayah yang luas dan mengancam kehidupan ratusan juta jiwa.
Ini disebabkan oleh fakta bahwa di hulu bendungan terdapat pusat industri, perkotaan, dan pertanian yang padat penduduk.
Jika bendungan itu jebol, air akan membanjiri wilayah tersebut, menghancurkan segala yang ada di jalurnya.
Selain mengancam nyawa manusia, banjir besar akibat kegagalan Bendungan Three Gorges juga akan mengakibatkan kerusakan lingkungan yang luar biasa.
Bendungan ini sudah memengaruhi ekosistem sungai yang rentan. Namun, ancaman ini tidak berhenti sampai situ saja.
Beberapa ilmuwan NASA juga memperingatkan tentang potensi perubahan dalam rotasi Bumi yang bisa terjadi jika Bendungan Three Gorges mengalami kebocoran atau kerusakan besar.
Pemindahan air sebanyak 39 miliar meter kubik akibat kebocoran yang signifikan dapat memiliki dampak tak terduga pada distribusi massa Bumi, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi rotasi planet ini.
Fenomena ini dikenal sebagai momen inersia.
Namun, para ilmuan mengingatkan bahwa dampak yang ditimbulkan akibat rotasi bumi ini tidak signifikan atau masih tahap aman.
Bendungan Three Gorges, dengan segala manfaatnya, adalah pengingat yang menakutkan akan potensi bahaya yang terkait dengan infrastruktur besar.
Dibutuhkan Kehati-hatian dan pemeliharaan yang terus-menerus harus menjadi fokus utama dalam mengelola bendungan paling berbahaya di dunia ini. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi