

inNalar.com – International Society for Infectious Diseases melaporkan bahwa terdapat penyakit pernapasan dan pneumonia yang merajalela di China.
Penyakit pernapasan dan pneumonia yang sedang menjangkit di China tersebut merupakan yang tidak terdiagnosis.
Sebagian besar yang terjangkit penyakit pendapasan dan penumonia di China ini adalah anak-anak.
Maka dari itu, rumah sakit anak di Beijing dan Liaoning Utara China dipenuhi dengan kasus anak terkena pneumonia yang belum terdiagnosis.
Diduga penyakit pernapasan dan penumonia yang belum terdiagnosis tersebut berasal dari infeksi bakteri.
Meskipun begitu, hingga kini penyebab pasti dari penyakit pneumonia yang tidak terdiagnosis tersebut belum diketahui.
Kabar banyaknya anak yang terjangkit pneumonia yang tidak terdiagnosis tersebut diunggah melalui akun Instagram @viralsekali.
Diketahui bahwa anak-anak di China ang terjangkit pneumonia yang tidak terdiagnosis tersebut tidak mengalami gejala batuk dan gejala lainnya.
Anak-anak yang terjangkit penyakit pneumonia yang tidak terdiagnosis itu hanya mengalami demam.
Baca Juga: Hujan Deras Mengguyur Kota Malang, Area Parkiran hingga Bagian Dalam Matos Terkena Banjir
Selain itu, banyak dari mereka yang terjangkit pneumonia yang tidak terdiagnosis mengalami bintil paru.
Dengan adanya kabar dan laporan tersebut, WHO telah meminta China untuk menginformasikan dan penanganan lanjutan.
Diketaui bahwa China bemul mendeteksi kuman baru atau patogen tidak biasa dalam peningkatan kasus pneumonia yang tidak terdiagnosis tersebut.
Salah satu direktur pusat medis Anak-anak di China mengungkapkan gelombang pneumonia ini tampak sangat gasan sejak awal Oktober lalu.
Adapun gejala-gejala utama pneumonia pada umumnya meiputi demam, kelelahan, sakit tenggorokan, dan batuk berkepajangan.
Selain itu, ada pula gejala lain yang bisa terjadi meliuti sakit kepala, penurunan nafsu makan, nyeri dada, sesak napas, dan menggigil.***