

inNalar.com – Dunia media sosial selalu menyajikan kisah-kisah inspiratif dan mengharukan. Salah satu kisah yang baru-baru ini menjadi viral tentang perjuangan mahasiswa diunggah oleh akun @firfir.aaaa di TikTok.
Dalam video yang diunggahnya, terlihat wanita sedang melakukan bimbingan dengan kondisi tangan terpasang infus.
Postingan tersebut juga diberikan caption yang menggugah hati, “Tetap harus bimbingan ya, walaupun tumbang.”
Video tersebut menjadi viral dengan cepat dan telah ditonton lebih dari 850 ribu kali. Hal yang paling mencolok adalah respon yang luar biasa dari netizen .
Ada beberapa komentar dari netizen yang mencoba menangkap esensi dari video ini.
“Definisi skripsi membunuhmu,” tulis akun @Sskykim.
Baca Juga: Kocak! Pria Ini Pamer Bekal Buatan Istri yang Super Komplit: Masuk Kantor Serasa Mau Piknik
Lalu ada komentar dari akun lain yang mencerminkan perasaan campur aduk.
“Hahaha mau kasian tapi aku lihatnya ketawa karena pernah di posisi mba nya,” tulis akun @ghe.
Postingan tersebut juga memicu gelombang simpati dan empati dari banyak netizen lainnya yang merasa terhubung dengan pengalaman yang serupa atau yang mengalami kesulitan dalam perjalanan akademis mereka.
Ini adalah salah satu contoh bagaimana media sosial dapat menjadi tempat berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi tantangan.
Dalam salah satu komentar, kita bisa mengetahui bahwa wanita ini adalah seorang mahasiswa dari Universitas Padjajaran yang sedang menjalani bimbingan koas.
Hal ini diungkapkan dalam postingan akun @firfir.aaaa yang menampilkan sesi kelulusan (graduation) dan tanggapannya terhadap salah satu komentar netizen.
Pada tanggapannya, ia menjawab, “Terima kasih banyak ya teman-teman, kalian baik banget, kalian sehat-sehat ya, btw ini aku bukan bimbingan skripsi ya, ini aku bimbingan coass”.
Kisah wanita ini adalah pengingat yang kuat tentang kekuatan semangat manusia dalam menghadapi rintangan dan tantangan.
Ia juga mengingatkan kita akan pentingnya dukungan dan empati dari sesama, terutama dalam dunia yang serba digital ini.
Semoga kisah ini dapat menginspirasi banyak orang untuk tetap berjuang dan tidak menyerah dalam saat sedang melakukukan bimbingan skripsi ataupun koas. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi