

inNalar.com – Aksi seorang pemain Persib asal Palestina, Mohammed Rashid sukses membuat warganet ramai memperbincangkannya, terutama di kalangan pegiat sepak bola.
Bukan karena mencetak gol atau membuat selebrasi, Mohammed Rashid viral usai dirinya tidak ikut memegang spanduk yang bertuliskan “Stop War” saat foto bersama.
Diketahui sebelumnya, spanduk tersebut dibentangkan para pemain menjelang pertandingan Liga 1 antara Persija melawan Persib, Selasa 1 Maret 2022.
Tujuan dari kedua tim itu tak lain merupakan bentuk simpati terhadap konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.
Namun, disaat semua pemain berbondong-bondong berpose sambil memegang spanduk bertuliskan Stop War tersebut, Rashid lebih memilih berdiri di belakang dan tidak ikut berfoto.
Adapun alasan Mohammed Rashid yaitu, mengapa hal demikian dilarang saat peristiwa serangan yang digencarkan Israel kepada Palestina. Bukan karena mendukung perang tersebut.
Baca Juga: Simak Tata Cara Pendaftaran Seleksi Penerimaan Tenaga Kependidikan Tetap UGM Berikut Ini
Sehingga, ia mengklarifikasi dan menjelaskan rasa kekecewaannya pada unggahan di akun Instagramnya @moerashid95.
“Untuk memperjelas, saya tidak setuju dengan perang di Ukraina atau perang apa pun di negara manapun! saya menentang semua perang. Beberapa orang mengira saya tidak ikut berfoto karena saya setuju dengan apa yang terjadi di Ukraina,” tulis Mohammed Rashid.
Sebagai perbandingan, ia merasa tidak adil dengan terjadinya konflik di Palestina yang dilarang membentangkan spanduk bertuliskan Stop War.
Baca Juga: Habis dengan Miyabi, Raffi Ahmad Lanjut Video Call Eimi Fukada
“Tapi mengapa ketika kita melakukan hal yang sama untuk Palestina, itu menjadi ilegal dan mencampuradukkan sepak bola dengan politik ?
Mengapa standar ganda ? ini sangat TIDAK ADIL! kita semua adalah manusia! kami juga tak ingin perang di Palestina, Suriah, Yaman, Irak, dan lain-lain,” sambung Mohammed Rashid.
“Jika ingin bersimpati dan menunjukkan kemanusiaan, kita harus melakukannya untuk semua orang yang menderita di seluruh dunia. Bukan memilih dan memilih! Insya Allah semua perang akan berakhir dan orang di manapun di dunia dapat aman dan menikmati hidup jauh dari perang,” pungkasnya.***