Viral! Dua Karyawan BUMN Lempar Anjing Hidup ke Sarang Buaya, Erick Thohir Angkat Bicara


inNalar.com
– Tengah viral di media sosial terkait adanya video dua pekerja yang melempar anjing secara hidup-hidup ke danau yang penuh dengan buaya.

Dalam video yang tengah viral tersebut menampilkan kedua pekerja berseragam menyeret anjing yang masih hidup dan diayun-ayunkan terlebih dahulu sebelum dilemparkan ke danau yang penuh dengan buaya.

Kejadian dalam video viral tersebut ternyata terjadi di Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Baca Juga: Wow, Ternyata Treatment Mudah Ini Bisa Memudarkan Stretch Mark Tanpa Bekas

Video perilaku kejam tersebut salah satunya diunggah di instagram oleh akun @ahsforindonesia.

Perilaku sadis tersebut tentunya mendapat kecaman dari berbagai pihak dari warganet sampai para aktivis hewan.

Adapun berbagai komentar warganet di Instagram tentang video viral tersebut diantaranya,

Baca Juga: Tips Punya Wajah Glowing dalam Semalam Hanya dengan Kapas dan Toner, Nggak Percaya? Buktikan Sendiri Hasilnya!

“Bukanya biasanya klo ngasi makan ke hewan itu daging tp dlm keadaan udh di potong-potong, kan? Jadi udh dimatiin dlu, mau daging ayam,anjing, atau daging lainnya, bukan hidup2. Manusia dikasi akal mbok ya buat mikir.” tulis komentar akun @amirashidqiyya_101013.

“Apa yang ada di pikiran mereka pelaku berdua, perlakuan ke sesama makhluk hidup seperti gaada hati.” tulis komentar akun @miaadisya55.

“Dognya berhak untuk hidup, salahnya apa??? klo bisa bicara pasti sudah jerit minta tolong dan bertanya salahku apa:(“ tulis komentar akun @nani.liez.

Dua pekerja yang melemparkan anjing secara hidup-hidup ke danau yang penuh buaya tersebut memakai seragam seperti teknisi suatu perusahaan yang juga membuat rasa penasaran warganet.

Para netizen menduga-duga seragam tersebut seperti seragam yang digunakan oleh para pekerja perusahan Pertamina.

Christian Joshua Pale selaku pendiri sekaligus pimpinan dari animals hope Shelter Indonesia atau AHS for Indonesia menyebutkan bahwa pelaku-pelaku dalam video tersebut kemungkinan bekerja di perusahaan subkontraktor yang dipakai Pertamina.

Video viral berisi perlakuan biadab tersebut ternyata sampai kepada Menteri BUMN, Erick Tohir. Erick Tohir pun menyampaikan bahwa dua pekerja tersebut tidak tercatat sebagai pegawai di Pertamina.

“Individu atau perusahaan yang saya cek itu bukan Pertamina, tapi Kontraktor. Saya minta hal ini ditindak dengan tegas, karena ini biadab.” ucap Erick Tohir.

Karena perilakunya tersebut, para pelaku akan dilaporkan ke pihak kepolisian dan juga sudah dipanggil oleh pihak Pertamina.***(Alfina Indira)

Rekomendasi