

inNalar.com – ATM merupakan mesin yang tidak asing untuk transaksi dan mengambil uang ataupun mentransfer kepada orang lain.
Meski setiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda, sudah menjadi pengetahuan umum bahwa ATM harus memiliki saldo minimal sebesar 50 ribu agar tetap aktif.
Akan tetapi, saldo tersebut tidak akan bisa diambil. Jika ingin mengambil uang di ATM, yang harus dilakukan adalah menyisakan saldo minimal 50 ribu di dalam rekening.
Baca Juga: Meski 2024 Pemerintahan Berganti, Mahfudz MD Pastikan Penagihan Utang BLBI Tetap Lanjut
Pemilik rekening juga tidak dapat mengambil uang di bawah 50 ribu, sehingga agar dapat mengambil uang di ATM, minimal rekening harus mempunyai saldo sebesar 100 rb agar tersisa 50 ribu di dalam rekening tersebut.
Baru-baru ini, terdapat sebuah video yang menjadi perbincangan di media sosial.
Video tersebut berasal dari TikTok, di mana terlihat seorang pemuda meminta perekam video untuk mentransfer uang sebanyak 5 ribu ke rekeningnya.
Baca Juga: Mitos Mata Terlepas Saat Bersin? Ini Fakta Yang Akan Terjadi Saat Mencoba Bersin Dengan Mata Terbuka
Hal ini dia lakukan lantaran tidak bisa mengambil uang dari ATM.
Dengan mata berbinar-binar dan kesungguhan, pemuda tersebut berjanji untuk mengembalikan uang transferan dari perekam video seusai berhasil mengambil uangnya.
Pemuda itu juga meminta agar perekam video tetap menunggunya di tempat hingga selesai mengambil uang.
Baca Juga: 4 Film Hollywood Ini Sukses Raih Keuntungan Fantastis, Bahkan Salip APBD
Ternyata, postingan tersebut mendapat banyak reaksi dari warganet dengan komentar bahwa mereka juga pernah melakukan hal yang sama dengan pemuda tersebut.
Sebagian besar dari komentar mengatakan bahwa mereka melakukannya saat masih menjadi mahasiswa.
Banyak cerita di mana mereka juga meminta transfer uang di bawah 5 ribu ke orang asing, dan dapat bertahan selama beberapa minggu.
Nostalgia yang dirasakan warganet ternyata tidak berakhir sampai di situ.
Banyak juga orang-orang yang melakukan hal yang sama dengan pemuda tersebut, dan sekarang mereka menjadi orang yang sukses.***
(Ajeng Marcelliani)