

inNalar.com – Ustadz Khalid Basalamah mengungkapkan bahwa segala amal yang dilakukan pada bulan Dzulhijjah, maka nilainya mengalahkan pahala orang yang berjihad.
Kemudian, Ustadz Khalid Basalamah membeberkan deretan amalan yang dinilai paling utama untuk dikerjakan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.
Amalan pertama yang paling utama di bulan Dzulhijjah adalah ibadah haji. Wajib bagi muslim dan muslimat untuk haji pertamanya. Adapun haji kedua dan ketiga, hukumnya dianjurkan, ungkap Ustadz Khalid Basalamah.
Baca Juga: 2 Tips Hilangkan Getah atau Racun Pada Lidah Buaya untuk Dijadikan Masker, Mudah dan Simple Banget!
Berdasarkan penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, tidak mengapa bagi muslim untuk melakukan haji berkali-kali, dengan catatan setelah haji diikuti oleh umrah, kemudian diikuti kembali dengan haji, dan begitu seterusnya.
Amalan kedua yang paling utama di bulan yang mulia ini adalah sholat Idul adha pada tanggal 10 Dzulhijjah, kata Ustadz Khalid Basalamah
Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa bagi wanita yang berhalangan atau haid pada tanggal tersebut, maka tetap dianjurkan untuk keluar dan hadir di lokasi pelaksanaan sholat ‘id.
Baca Juga: Yuk Kenali Zat Aditif Pada Makanan, Kira-kira Apa Saja? Ini Penjelasannya
Pasalnya, mereka pun tetap bisa mendapatkan faidah dengan mendengarkan khutbah Idul Adha, ujarnya.
Kemudian, amalan ketiga yang paling utama di bulan Dzulhijjah, menurut penjelasan Ustadz Khalid Basalamah, adalah ibadah kurban.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah, muslim dapat memilih hewan kurbannya seperti domba, kambing, sapi, atau unta, sesuai dengan kemampuannya.
“Dan lebih afdhal kalau Bapak Ibu sendiri (berkurban),” ujar Ustadz Khalid Basalamah.
Lebih lanjut, Ustadz Khalid Basalamah pun menguraikan amalan paling utama di bulan Dzulhijjah yang ketiga ini dengan contoh. Misalnya, seorang muslim mampu membeli seekor sapi sendiri, tidak perlu dipaksakan tujuh orang. Namun, jika sapi tersebut hendak dipartisi shahibul kurbannya, maka maksimal tujuh orang.
Kemudian Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa amalan yang paling utama di bulan Dzulhijjah yang keempat adalah berpuasa 9 hari.
Waktu berpuasa dilakukan sejak tanggal 1 sampai dengan 9 Dzulhijjah, kata Ustadz Khalid Basalamah.
Pasalnya, ibadah-ibadah yang dilakukan di bulan Dzulhijjah, sebagaimana disebutkan sebelumnya, lebih baik dari pahala jihad, ungkapnya.
Bahkan, orang yang dapat menandingi pahala amalan di bulan Dzulhijjah adalah orang yang mati syahid di medan perang dan menginfakkan seluruh hartanya untuk berjihad, kata Ustadz Khalid Basalamah.
Amalan kelima yang dinilai paling utama untuk dilakukan di bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak takbir.
Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa amalan keenam yang paling utama di bulan selanjutnya adalah memperbanyak sedekah.
Baca Juga: Kolagen Alami dari Jeruk! Cara Menghilangkan Kerutan dengan Mudah, Usia 50 Kerutan Hilang
Manfaat dari sedekah di antaranya bisa mendatangkan rezeki, menolak mara bahaya yang bisa menimpa kita, bahkan bisa menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi muslim, ujarnya.
Amalan ketujuh, kata Ustadz Khalid Basalamah, yang paling utama dilakukan pada bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak taubat.
Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan muslim untuk perbanyak berbuat kebaikan, karena kematian tidak mengenal usia, jabatan, dan jenis kelamin apapun.***