Ustadz Khalid Basalamah Peringatkan Umat Islam Waspada Saat Mengutip Hadis, Ada Resiko Besar Loh

inNalar.com – Hadis atau disebut juga sunnah, adalah perkataan, perbuatan, ketetapan, dan persetujuan dari Nabi Muhammad yang menjadi landasan syariat Islam.

Namun apa jadinya jika ada seseorang yang sengaja membuat hadis tanpa sumber yang jelas dan hanya untuk kepentingan pribadi.

Hal itulah yang harus menjadi perhatian semua umat muslim agar tidak terjerumus pada hadis palsu.

Baca Juga: Respon Media Malaysia Atas Kunjungan Timnas Argentina Menuju Indonesia, Mulai Julid Sampai Bijak

Dikutip dari Youtube Dha Dhon, ustadz Khalid Basalamah mengatakan ada seorang pedagang yang membuat hadis palsu hanya agar sayurnya laku.

“Zaman dulu orang kalau mau lakukan sayurnya dulu ada cerita begitu di Irak orang melakukan sayur sayur ini nggak laku-laku dia mau jual nggak pulang lalu dia mengatakan Siapa yang makan sayur ini Kebetulan hari Jumat hari Jumat maka akan sembuh penyakitnya Nah contoh gitu-gitu dusta yang kebohongan,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, ada pula seorang Yahudi yang sengaja masuk Islam dengan tujuan untuk menyebarkan hadis palsu.

Baca Juga: Argentina Bersiap Tanding Lawan Indonesia, Media Malaysia Ini Tiba-tiba Ikut Menyorot

Kemudian orang Yahudi tersebut dihukum mati karena sudah menyebarkan hadis paslu kepada umat Islam.

“Pernah waktu itu ada satu orang Yahudi pura-pura masuk Islam kemudian dia ngarang hadis banyak sekali Hadits palsu disebarkan sama dia sampainya ketangkap waktu ditangkap kemudian kata khalifah waktu itu saya akan bunuh kamu,”.

“Dia bilang nggak papa bunuh saya sesudah disebarkan banyak hadis dusta memang dia untuk itu dia ingin misinya untuk menyebarkan Hadits palsu dengan muslimin,”.

Baca Juga: Pernah Borong 9 Gol Dalam Satu Laga, Erling Halland Pede Bisa Mengulanginya di Final FA Cup?

“Maka kata beliau kata khalifah muslimin tidak masalah kami memiliki ya Ahmad bin hambal dan Yahya Bin ma’in akan menyorotir hadismu sebagaimana mutiara dipisahkan dari pasir-pasir dari sungai,” jelasnya.

Oleh sebab itu, ustadz Khalid meminta kepada semua pihak untuk berhati-hati saat menerima sebuah hadis.

Tak terkecuali ketika menyebarkan suatu hadis, harus ada sumber yang bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Link Download Logo Tema Hari Lahir Pancasila 2023 dalam Versi PDF dan PNG

“Ada ulama-ulama yang akan menjelaskan dan itu Alhamdulillah sudah mudah sekarang jadi nggak usah kalau aneh-aneh nggak ada rujukannya jangan di mungkin tapi kalau sudah pasti nggak ada masalah,” tuturnya saat menjelaskan.

Maka sebelum menyebarkan sebuah hadis harus dipastikan dahulu apakah hadis tersebut berasal dari sumber yang sahih.***(Faisal)

Rekomendasi