Ustadz Hilman Fauzi Sebut Allah Bangunkan Istana di Surga Bagi Muslim yang Pemaaf, tapi…


inNalar.com 
– Ustadz Hilman Fauzi mengajak kepada kita semua agar menjadi seorang Muslim yang pemaaf.

Ustadz Hilman Fauzi menerangkan bahwa ajakan tersebut dia lakukan karena mengingat akan nikmat Allah yang dijanjikan ketika kita melakukannya.

Selebihnya, Ustadz Hilman Fauzi mengatakan bahwa sebagai seorang muslim kita harus menjadi pemaaf dan juga peminta maaf.

Baca Juga: Hati Dirundung Kegelisahan, Ini Amalan Rahasia Ustadz Hilman Fauzi Agar Senantiasa Tenang di Segala Keadaan

“Belajar minta maaf jika menyakiti, belajar memaafkan jika disakiti,” Ungkap Ustadz Hilman Fauzi

Ustadz Hilman Fauzi yang disebut sebagai Ustadznya kaum milenial ini menerangkan bahwa setidaknya kita harus belajar.

Belajar yang dimaksud adalah belajar memaafkan dan juga belajar untuk meminta maaf.

Baca Juga: Jangan Galau Jika Keinginan Belum Terwujud, Gus Baha Ungkap Rahasia Terbesar dari Ketetapan Allah SWT

Sebagai seorang muslim kita harus saling memaafkan satu sama lain, selepas kesahalan itu kita sengaja atau tidak.

“Barang siapa yang diinginkan oleh Allah dibangunkan Istana di Surga maka lalukan tiga hal ini, pertama maafkan orang yang menyakitimu, yang kedua memberilah kepada orang yang tidak baik kepadamu, yang ketiga adalah sambungkanlah silaturahmi bagi orang yang pernah memutuskanya kepada dirimu,” imbuh Ustadz Hilman fauzi.

Ustadz Hilman Fauzi menerangkan lebih lanjut mengenai nikmat yang akan Allah janjikan.

Baca Juga: Sering Merasa Kesepian dan Galau? Ustadz Hilman Fauzi Ungkap Proyek Terbesar Allah dalam Ujian Tersebut

Menjadi orang muslim yang pemaaf seperti itulah kira-kira anjuran yang disampaikan Ustadz Hilman Fauzi.

Nikmat berupa sebuah istana yang megah di surga dapat kita nikmati jika kita menjadi seorang muslim yang pemaaf.

Ajakan dari Ustadz Hilman Fauzi sejatinya adalah sebuah ajakan yang sungguh membuat hati kita bersuka cita.

Baca Juga: AWAS! Ustadz Hilman Fauzi Larang Istri Lakukan Ini saat Suami Baru Pulang: Allah Bekukan Rezeki Keduanya

Namun jika hanya kita berhasil melakukanya. tidak jarang sikap emosi selalu menjadi lawan bagi diri sendiri.

Sabar dan menahan diri adalah kunci agar kita dapat menjadi seorang Muslim yang pemaaf.

Setidaknya kita mencoba belajar, untuk memaafkan dan juga meminta maaf. sebelum nantinya kita nikmati pemberian Allah di Akhirat nanti.***

 

Rekomendasi