Ustadz Hanan Attaki Beberkan Cara Paling Ajaib Melibatkan Allah Dalam Urusan Hidup


inNalar.com – 
Ilmu aqidah dan makrifatullah ilmu tentang yakin adanya keberadaan Allah dan bagaimana cara bersandar dan bergantung kepada Alah SWT dengan lebih mengenal kebesaran Allah baik mengenal sifat-sifat Allah, nama-nama Allah, kekuasaan Allah dan seterusnya sehingga dengan belajar makrifatullah seorang muslim menjadi lebih tahu bagaimana harusnya berinteraksi dengan Allah.

Bagaimana cara kita melibatkan Allah dalam kehidupan kita sehari-hari, kenapa penting sekali melibatkan Allah dalam kehidupan sehari-hari, karena sesungguhnya manusia itu tidak bisa hidup hanya mengandalkan dirinya.

Jika seseorang cuma mengandalkan dirinya maka hidupnya akan banyak zalal, zalal merupaka banyak trouble, banyak mentoknya karena sebagai seorang muslim banyak mentok serta keterbatasannya bahkan cenderungnya manusia itu rugi.

Baca Juga: Diabetes Melitus Minggat, Gula Darah Seketika Normal Pakai Ramuan Herbal Daun Kersen Ini

Sebagaiamana yang sering di ulang-ulang manusia itu pada dasarnya banyak merugikan diri sendiri, kecuali beriman kepada Allah artinya seorang muslim tersebut bergantung kepada Allah.

Makanya belajar melibatkan Allah itu sesuatu yang sangat darurat yang sangat penting dalam kehidupan, jika punya keinginan keajaiban dalam hidup atau pengen dikasih jalan keluar ketika kita mentok, ingin meraih hal yang dianggap mustahil.

Kata mustahil hanya berlaku pada manusia tidak berlaku untuk Allah karena Allah Ala Kulli Syai’in Qadir. Banyak hal yang bagi seorang makhluk itu jauh tapi bagi Allah dekat, bagi makhluk itu besar tetapi Allah itu kecil, bagi seorang makhluk sulit untuk menjangkau tapi bagi Allah itu merupakan hal yang mudah.

Baca Juga: Kata-Kata Ucapan Tahun Baru Islam 2023 atau 1 Muharram 1445 H, Cocok Dibagikan ke Teman Terdekat

Jika kita hidup tidak melibatkan Allah maka kita hanya bisa berkeluh kesah tetapi ketika seorang makhluk melibatkan Allah maka akan menjadikan orang lebih optimis.

Terbanyak banyak sekali hikmah yang disampaikan oleh para ulama bagaimana cara kita melibatkan Allah dan hikmah ini pasti di ambil dari Al-Quran dan Hadist kemudian akan dibahasan ulang seperti kitab Al Hikam yang ditulis oleh Ibnu Atha’illah as-Sakandari.

Beliau mengatakan “ salah satu tanda-tanda orang yang terlalu bergantung kepada ikhtiar, bergantung kepada amalnya, bergantung kepada perbuatannya, bergantung pada usaha dirinya adalah berkurangnya harapan kepada allah ketika ada masalah dalam hidupnya.

Baca Juga: 7 Tips Hidup Sehat untuk Penderita Diabetes Melitus, Kondisi Membaik dan Hidup Semakin Sehat

Seringkali kita berani berharap yang baik kepada Allah kalau apa yang diharapkan masih logis, ketika  sudah memasuki tahap hopeless dan seorang muslim tersebut masih bergantung kepada Allah. Maka itulah cara untuk mempertahankan keyakinan kepada Allah.

Siapakah yang akan menjawab doang orang muthor, orang muthor adalah orang yang dalam keadaan kesulitan yang luar biasa, kesusahan yang sangat besar.

Yang akan menjawab panggilan orang yang sedang muthor adalah Allah haya Allah yang bisa menjawab ketika sesama manusia tidak bisa menjawab.

Jika manusia tidak menjawabmu, jika manusia tidak memenuhi panggilanmu, meninggalkanmu, mengabaikanmu sesungguhnya Allah tidak akan pernah meninggalkan hambanya yang sedang dalam keadaan kesusahan sampai titik terendahpun.

Ketika ada seseorang yang doanya dikabulkan oleh Allah terdapat tiga kondisi itu adalah orang yang terdzolimi, walau orang tersebut ahli pendosa, ahli maksiat, walaupun orang ini jauh  dari Allah tapi ketika orang tersebut dalam keadaan terdzolimi maka doa tersebut akan di kabulkan.

Ketika seseorang tidak punya jalan ikhtiar maka saat itulah waktu terbaik untuk memanjaatkan doa dan meminta pertolongan kepada Allah SWT.(Faizzatun Nazira)

Rekomendasi