

inNalar.com – Bagi seorang muslim, percaya kepada Allah Subhanahu wa Ta`ala merupakan suatu kewajiban yang harus diimani. Selain itu, terdapat 5 rukun iman lain yang merupakan ikatan yang harus dipegang erat-erata agar tidak terlepas dari hakikat iman.
Hal inilah yang dimaksud dengan akidah. Pokok kepercayaan yang menjadi dasar dan harus dipegang oleh setiap mukmin yang menginginkan keselamatan di dunia dan di akhirat.
Akidah sendiri dalam bahasa artinya ikatan. Hal ini menandakan jika kita berpegang teguh pada akidah berarti kita mengikatkan diri kita dengan ketentuan dasar agama Islam yang didasari oleh Al-Qur`an dan As-Sunnah.
Pembahasan yang ada dalam akidah sendiri hanya berkaitan dengan keimanan. Sedangkan yang berhubungan dengan praktek keislaman dibahas dalam kajian fiqh.
Jika tanpa adanya akidah, maka seorang muslim akan melakukan hal semaunya yang sebenarnya telah mengeluarkannya dari ikatan keagamaan. Tentu, ini juga menjadi pembeda antara mereka yang beriman dengan segala konsekuensinya dan juga mereka yang belum diberi hidayah.
Menurut Ustadz Abdul Somad akidah tidak bisa ditawar-tawar sehingga menjadi fleksibel seperti halnya tali kasur yang bisa diatur semau kita.
“Ikatan akidah itu bukan tali kasur yang jika terasa sempit dilonggarkan terasa longgar disempitkan. Ucap Ustadz Abdul Somad.
Beliau Tidak setuju dengan orang liberal yang suka melonggar dan menyempitkan pengertian dan pemahaman akidah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan umum.
“Itu bukan akidah.” Ungkap beliau tegas.
Baca Juga: Kamu Ingin Mimpi Indah? Inilah Amalan Rahasia yang Dilakukan Ustadz Abdul Somad Sebelum Tidur
Ustadz yang dilahirkan di tanah Melayu tersebut menambahkan bahwa manhaj atau metode berakidah umat Islam yang lurus hendaknya berkesuaian dengan apa yang sudah digariskan oleh sebagian besar kelompok sahabat-sahabat yang telah lalu.
“Akidah kita adalah Ahlus sunnah wal jama`ah” Ucap beliau di depan hadirin.
Lebih lanjut, cara untuk menerapkan hal tersebut berkenaan dengan apa yang dilakukan oleh guru-guru kita sampai kepada nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam.
“Ini semua yang ada dalam guru-guru kita itulah yang kita ambil daripada mereka” ujar beliau berkenaan dengan ahlus sunnah wal jama`ah.
Menurut beliau, jika kita sudah memegang satu akidah, akan kita ikat sampai kita mati. Hingga akhir tak akan dibuka lagi.***(Dadang Irsyamuddin)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi