Usai Putusan MK Terbit, Peluang Gibran Jadi Cawapres Dampingi Prabowo Semakin Besar, Bakal Pindah ke Golkar?

inNalar.com – Gibran, putra sulung dari Jokowi saat ini tengah ramai diperbincangkan mengenai isu pindah partai.

Hingga saat ini diketahui bahwa Gibran tetap menjadi bagian dari PDIP. Namun, muncul dugaan bahwa Gibran akan pindah ke Golkar.

Isu mengenai pindahnya Wali Kota Solo tersebut dari PDIP ke Golkar memunculkan banyak respon yang berbeda.

Baca Juga: Viral! Rumah Dinas Gibran Diserbu Ratusan Warga Tolak Politik Dinasti, Netizen Sebut Demo Terkonyol

Beberapa netizen melalui sosial media ada yang mendukung isu kepindahan Gibran dari PDIP ke Golkar melalui.

Di sisi lain, beberapa netizen ada yang memberikan tanggapan buruk terhadap dugaan Gibran pindah partai.

Dugaan pindahnya Wali Kota Solo dari PDIP ke Golkar semakin kencang akibat terbitnya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: Putusan MK Terkait Gugatan Usia Capres–Cawapres Bikin Geger, Jabatan Kepala Daerah Ikut Terseret

Per tanggal 16 Oktober 2023, Mahkamah Konstitusi (MK) telah menerbitkan putusan mengenai Pemilu.

Putusan yang diterbitkan oleh MK salah satunya berisi tentang syarat calon presiden dan calon wakil presiden.

Mulanya, syarat calon presiden dan calon wakil presiden adalah minimal berusia 40 tahun, namun kini telah berubah.

Baca Juga: Jawaban Mahasiswa UNS Ditanya Kapan Ajukan Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres ke MK Dicap Dlongap-Dlongop

Syarat yang berlaku kini adalah minimal berusia 40 tahun atau pernah/sedang berpengalaman menjadi seorang kepala daerah pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Gibran sendiri menjabat sebagai Wali Kota Solo di mana sosoknya memenuhi kriteria untuk maju menjadi Capres atau Cawapres.

Putra Sulung dari Presiden Indonesia, Jokowi tersebut memiliki peluang yang lebih besar untuk maju mendampingi Prabowo dengan menjadi Cawapres.

Namun, hingga saat ini diketahui bahwa isu berpindah partai ke Golkar dibantah oleh Sang Wali Kota Solo.

Gibran, putra sulung Jokowi menegaskan bahwa dirinya masih menjadi bagian dari PDIP hingga saat ini.

Namun, Gibran juga menyampaikan bahwa komunikasi dengan partai lain hingga petinggi di Golkar tetap terjaga dengan baik.***

Rekomendasi