Usai Ferdy Sambo Tersangka, Kamaruddin Bongkar Dirut BUMN Diduga Kelola Dana 300 Triliun untuk Capres 2024

inNalar.com – Dirut BUMN atau Direktur Utama Badan Usaha Milik Negara diduga kelola dana 300 T untuk mempersiapkan Capres (Calon Presiden) 2024, hal ini dibongkar oleh Kamaruddin,

Kamaruddin merupakan pengacara Brigadir J, banyak orang menganggapnya cukup berhasil membela kliennya tersebut, hingga mengantarkan Ferdy Sambo yang kuat sebagai tersangka.

Kini sambil terus mengawal kasus Brigadir J, Kamaruddin mengungkap adanya dugaan Dirut BUMN yang kelola dana 300 T untuk Capres 2024, mulanya diriya berkisah banyak kasus rumit ditangani olehnya.

Baca Juga: Link Nonton Big Mouth Episode 10 Sub Indo serta Sinopsis Big Mouth Episode 10: Big Mouse adalah Kepala Sipir?

Kemudian Kamaruddin menjelaskan bahwa ada Dirut BUMN yang diduga kelola dana 300 T untuk Capres 2024, lalu dirinya mewanti-wanti agar masyarakat berhati-hati dalam memilih Presiden nanti.

Dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun pada Jumat, 27 Agustus 2022 Kamaruddin mengatakan (diduga) dana 300 T dalam rangka mempersiapkan Capres 2024.

“Ada seorang mempersiapkan dana untuk Capres 2024, supaya kalian hati-hati memilih Capres, dalam rangka mempersiap Capres ini, ini sisi terakhir KPK.” Ujar Kamaruddin.

Baca Juga: Aliando Syarief Ungkap Penyebab OCD Yang Dideritanya: Ini Sebuah Kriminalitas

“Seorang Dirut BUMN (diduga) mengelola 300 Triliun, disuruh atau inisiatif sendiri, memacari berbagai wanita, ketemu muslim dia muslim karena dia Katolik,” tambahnya lagi bersemangat.

Namun apabila terduga Dirut BUMN itu bertemu dengan wanita beragama Hindu maka dengan cara keyakinan tersebut menikahnya, jika perempuan dijumpai Kristen, maka begitu juga perkwainannya.

Semua agama dilakoni oleh terduga Dirut BUMN, agar terkesan Nusantara sekali, kemudian semua wanita yang menjadi simpanan itu ditempatkan di apartemen, dan dititipi uang.

Baca Juga: Aliando Syarief Ungkap Penyebab OCD Yang Dideritanya: Ini Sebuah Kriminalitas

“Dengan cara uang yang 300 T ini, diinvestasikan lalu ada cashback, cashbaknya ini diinvestasikan kepada perempuan-perempuan ini, yang tidak dinikahi secara resmi” kata Kamaruddin.

Pengacara Brigadir J itu lalu seolah bertanya, digaji berapakah terduga Dirut BUMN, Kamaruddin lalu menyebut nama lembaga terkait, tanpa ditutup-tutupi, atau blak-blakan.

“Namanya (terduga) PT Taspen, saya buka saja saya tidak suka pakai etik-etikan, ajaibnya sampai detik ini anaknya kandung sekolah sd belum dibayar sppnya dari istri yang resmi.” Jelas Kamaruddin.

Baca Juga: Terbaru! 8 Teori Big Mouth Episode 9, Inikah Sosok Big Mouse yang Sebenarnya?

Pengacara Brihadir J itu juga mengaku sudah melayangkan surat kepada Prsiden, Wapres, Komisi VI, Menteri Keuangan, Menteri PANRB, Menteri BUMN, dan lain-lain semuanya diam tak ada jawaban.

Oleh karena itu, menurut Kamaruddin dirinya terakhir baru menyampaikan di depan pemegang saham. Demikian ulasan terkait dana 300 T diduga dikelola Dirut BUMN untuk Capres 2024.***

Rekomendasi