

inNalar.com – Israel Defense Forces (IDF) memperingatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa penduduk di Gaza Utara harus segera mengungsi.
Pesan peringatan tersebut kemungkinan menandakan bahwa Israel akan melakukan serangan melalui jalur darat ke Gaza.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, World Health Organization (WHO) memperingatkan bahwa fasilitas kesehatan di Gaza semakin memburuk.
Baca Juga: Benjamin Netanyahu Ungkap Deretan Kekejaman Hamas, Israel Siap Balas Rasa Sakit Hati ke Palestina?
Jika Palestina tidak segera mendapatkan pasokan kebutuhan medis, keadaan akan benar-benar berada di titik terendah.
Melansir dari The Times of Israel, di tengah serangan bom yang terus dilakukan, sistem kesehatan di Gaza telah berada di titik terendah.
Pemotongan aliran listrik dan air yang telah dilakukan sebelumnya menjadikan fasilitas rumah sakit semakin memburuk.
Korban meninggal ataupun luka-luka yang semakin meningkat akibat serangan yang terus menerus mengakibatkan pasokan kebutuhan medis mengalami krisis.
Sejauh ini setidaknya telah terjadi 34 serangan terhadap layanan kesehatan di Gaza sejak Sabtu lalu.
Hal tersebut mengakibatkan 11 pertugas kesehatan meninggal, 16 mengalami luka-luka dan kerusakan fasilitas kesehatan serta ambulan.
WHO menyatakan untuk segera mengakhiri pertempuran dan membentuk barisan kemanusiaan.
Tidak jauh berbeda dengan WHO, PBB juga mengharapkan segera diakhirinya perang antara Israel dan Palestina ini.
Jika dugaan atas serangan darat yang akan segera dilakukan benar, PBB mengecam gerakan tersebut, dan meminta untuk dibatalkan.
Hal tersebut dapat semakin memperburuk keadaan dan menjadikan malapetaka semakin berkepanjangan.
Pemotongan sumber energi seperti air, listrik, dan gas di Gaza telah membuat keadaan semakin memburuk.
Penutupan perbatasan dan penyeberangan sehingga tidak dapat digunakan menjadikan warga Palestina di Gaza tidak dapat bergerak.
PBB maupun WHO berharap segera berakhirnya perang Israal dan Palestina yang telah melanggar rasa kemanusiaan dan hukum internasional.***