

InNalar.com – Serangan Israel terhadap Palestina belum berhenti hingga saat ini, salah satunya ke daerah Gaza.
Bahkan terdapat berita terbaru terkait korban tewas di Gaza yang berasal dari Kementerian Kesehatan setempat.
Angka tersebut muncul dikarenakan adanya pemboman yang dilakukan oleh Israel semakin intensif.
Bahkan dalam waktu 31 hari serangan, yang menembus korban tewas hingga 10.000 orang.
Korban tersebut adalah warga di daerah Jalur Gaza yang menjadi jalur serangan dari Israel.
Israel membuat serangan dengan sangat mulus tanpa adanya tanda-tanda gencatan senjata di wilayah tersebut.
Dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan Gaza pada hari Senin yang lalu korban tewas menyentuh angka 10.022 yang merupakan warga Palestina.
Dari korban tersebut terdiri dari 4.104 anak-anak dan masih banyak korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Pengepungan Israel tidak hanya sebatas penyerangan, namun juga menutup akses bahan bakar, makanan bahkan pasokan listrik.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat karena setidaknya terdapat 2.000 orang yang masih tertimbun reruntuhan.
Terdapat kendala dalam melakukan evakuasi dari korban-korban yang masih tertimbun.
Kurangnya alat berat dan juga mesin menyulitkan penyelamat mengeluarkan korban tewas dari bawa reruntuhan.
Terlebih lagi jumlah korban yang terluka sejak pemboman tangga 7 Oktober meningkat menjadi 25.408 jiwa.
Melansir dari Al jazeera, mengatakan bahwa Israel telah melakukan setidaknya 18 serangan dalam beberapa jam terakhir.
Serangan tersebut menewaskan hingga 252 orang yang menambah angka korban tewas di Gaza.***