Unik! Selain Ada 3.000 Tanaman Langka, di Kebun Raya Banua Kota Banjarbaru Ternyata Ada Wisata Labirin Juga?


inNalar.com –
Destinasi wisata di Kota Banjarbaru yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga salah satunya Kebun Raya Banua.

Kebun Raya Banua ini memiliki sekitar 3.000 tanaman langka yang tersebar di kawasan seluas 100 hektare.

Berbagai pepohonan langka yang identik dengan tanah Kalimantan juga ada di sini termasuk Pohon Kayu Besi dan Kayu Ulin.

Baca Juga: Mencapai 300 Meter! Jembatan Rel Kereta Api Cikubang Menjadi Legendaris yang Dimiliki Pulau Jawa

Dikutip inNalar.com dari laman travelingyuk.com didapati pohon langka lainnya seperti pohon buah Kelangkala , Binjai, dan Kasturi juga ada di Kebun Raya Banua.

Tanaman tersebut didapat dari banyak pihak termasuk diantaranya para masyarakat, organisasi pecinta alam, pemerintah, hingga perusahaan swasta.

Kebun Raya Banua terletak di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Berdiri di Bekas Stadion KONI, Inilah Kantor Bupati Terbesar di Provinsi Jambi Berjarak 256 Km dari Ibukota

Kebun raya ini dibangun menggunakan APBN dan pada tahap ketiga sudah dilengkapi kawasan konservatorium.

Tak hanya sebagai destinasi wisata, Kebun Raya Banua juga digunakan sebagai lahan konservasi alam bagi banyak tanaman termasuk tanaman-tanaman langka dan dilindungi.

Di kawasan ini juga dibangun taman labirin, dimana pengunjung bisa melihat menara pandang di tengah-tengah taman tersebut.

Baca Juga: Berjarak 15 Menit dari Ibukota, Jambi Bakal Memiliki Stadion Termegah Standar FIFA, Biayanya Rp 250 Miliar?

Untuk mencapai menara , pengunjung mula-mula harus mengitari labirin yang ditata berliuk-liuk seperti pada permainan labirin pada umumnya.

Jalur labirin ini dimodifikasi lebih mudah untuk dilewati dan sudah dilengkapi tanda panah sebagai penunjuk arah, jadi pengunjung tidak akan tersesat.

Setelah sampai di atas menara pandang, pengunjung dapat menikmati pemandangan hijau di sekitar kebun raya.

Namun saat siang hari terik matahari bisa membuat pengunjung merasa kepanasan, sehingga disarankan untuk mengenakan topi atau payung.

Kebun Raya Banua diresmikan tahun 2016 dan ditata langsung oleh pihak Kementerian PUPR.

Pihak pengelola Kebun Raya ini juga terus melakukan pencarian tanaman langka dari seluruh wilayah Kalimantan Selatan untuk dilestarikan di kawasan ini.***

 

 

Rekomendasi