Ungkap Sisi Rawan Wanita, dr Zaidul Akbar Bagikan Dua Pedoman Utama untuk Kelola Perasaan yang Sensitif

inNalar.com – dr Zaidul Akbar, dalam salah satu sesi kajian ilmiahnya, membahas mengenai salah satu sifat dalam diri wanita yang perlu diwaspadai, yaitu perasaan.

Menurut dr Zaidul Akbar, wanita memiliki sifat bawaan, yang pada dasarnya, ia merupakan mahluk yang sangat sensitif perasaannya.

Perasaan wanita tersebut bisa menjadi jalan baginya untuk menuju surga Allah subhanahu wa ta’ala, kata dr Zaidul Akbar.

Baca Juga: FIQIH MENIKAH: Kamu Harus Tahu Hal Ini Sebelum Menjalin Hubungan Kata Ustadz Adi Hidayat

Begitu juga sebaliknya, menurut penjelasan dr Zaidul Akbar, sifat bawaan perasaan wanita yang sensitif juga bisa menjerumuskannya ke dalam neraka, na’udzubillahi min dzalik.

Alasan dr Zaidul Akbar menyampaikan perihal sifat bawaan perasaan wanita ini adalah karena adanya satu peringatan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dikatakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa di neraka, yang paling banyak jumlahnya ialah wanita.

Baca Juga: 5 Fungsi Ujian Psikotes Bagi Calon Karyawan Baru, Sekedar Formalitas Perusahaan atau Mengukur Keahlian?

dr Zaidul Akbar mengimbau agar para wanita menjadikan ini sebagai pengingat untuk mewaspadai sifat bawaannya, yaitu perasaan yang cenderung sensitif ini.

Sebab kesalahan wanita yang paling banyak menjerumuskannya ke dalam neraka dijelaskan dalam penuturannya sebagai berikut.

“Ketika ada satu kesalahan dilakukan oleh suaminya, misalkan. Maka, tak tampak lagi kebaikan pada suaminya,” kata dr Zaidul Akbar saat menjelaskan penyebab wanita kebanyakan terjerumus ke dalam neraka.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Alpha Female yang Jarang Disadari Perempuan, Apa Kamu Juga Termasuk Golongan Ini?

Maka untuk mewaspadainya, hal paling utama menurut dr Zaidul Akbar yang perlu dilakukan oleh wanita ialah fokus melatih ketenangan dalam dirinya agar sifat bawaan perasaan wanita yang sensitif ini bisa dikelola dengan baik.

Pasalnya, dari perasaan yang tenang akan membuat hati pun menjadi lebih tenang dan damai, serta akan terus merasakan adanya keterikatan dengan Allah subhanahu wa ta’ala, kata dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar pun menyampaikan bahwa patut diakui bahwa mengelola perasaan yang sensitif ini memang tidak mudah, terutama bagi para wanita.

Baca Juga: Kenapa Bendera LGBT Pelangi? Ini Arti Filosofis Dari Warna Bendera Pelangi, dari Penyembuhan sampai Semangat

Akan tetapi, kalau kita sudah memiliki semacam panduan untuk mengelola pikiran dan perasaan dalam dirinya, maka hari-hari yang akan dijalaninya akan jauh lebih tenang dan damai bagi para wanita yang memiliki perasaan yang cukup sensitif, kata dr Zaidul Akbar.

Dengan demikian, dr Zaidul Akbar mengingatkan para wanita untuk mengingat dua hal yang bisa menjadi pedoman bagi mereka untuk selalu berusaha mengelola perasaan sensitifnya.

Kedua pedoman itu sebagaimana ditangkap dalam hadits pengingat dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang wanita, menurutnya, yaitu banyak bersyukur dan bersedekah.***

Rekomendasi