Ungkap Bentuk Evolusi Galaksi Terbaru, Teleskop James Webb Berhasil Perbarui Pandangan Ilmuwan Sebelumnya


inNalar.com –
Para ilmuwan mengungkap temuan terbaru melalui tangkapan teleskop James Webb tentang evolusi galaksi setelah menganalisis 3.956 galaksi.

Jumlah sampel galaksi yang diteliti melalui teleskop James Webb disebut merupakan sampel terbesar sepanjang sejarah penelitian evolusi galaksi.

Temuan terbaru yang diungkap melalui teleskop James Webb ini berhasil mengubah pandangan para ilmuwan tentang evolusi galaksi di awal masa alam semesta terbentuk.

Baca Juga: Dijuluki ‘Planet Sembilan’, Planet Ini Diklaim Mirip Bumi dan Bersembunyi di Dalam Ruang Tata Surya

Apabila selama ini bentuk galaksi di awal masa alam semesta memiliki bentuk yang tidak beraturan, ternyata tidak demikian.

Hasil penelitian terbaru telah diungkap dengan kemampuan inframerah Teleskop James Webb bahwa ternyata galaksi yang ada di awal masa alam semesta jauh lebih rapi dan terstruktur.

Jarak waktunya pun hanya 3,7 miliar tahun setelah Big Bang yang merupakan awal masa alam semesta bermula.

Baca Juga: Studi: Pemilu Bisa Bikin Seseorang Jadi Stres dan Bisa Membayakan Kesehatan Fisik, Bagaimana Solusinya?

Temuan terbaru ini telah mengubah pandangan terhadap penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa evolusi bentuk galaksi yang rapi dan teridentifikasi bentuknya baru terjadi setelah 6 miliar tahun setelah Big Bang.

Hal ini karena keterbatasan peralatan teleskop legendaris antariksa sebelumnya, yakni Teleskop Luar Angkasa Hubble yang dinilai memiliki banyak keterbatasan.

Dengan resolusi yang lebih tinggi, akhirnya Teleskop James Webb berhasil mendefinisikan evolusi awal alam semesta yang ternyata memiliki struktur yang mirip dengan galaksi bima sakti kita.

Baca Juga: Temuan Bangkai Perahu Berusia 1800 Tahun di Makam Keramat Bekasi, Bisa Kabulkan Hajat, Benarkah?

Dikutip inNalar.com dari laman Space, “Fakta bahwa Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) menemukan begitu banyak galaksi ini menjadi tanda lain dari kekuatan instrumen ini dan mengungkap bahwa struktur galaksi ini terbentuk lebih awal di alam semesta, jauh lebih awal dari yang diperkirakan siapa pun.”

Sebagai informasi tambahan, galaksi memiliki bentuk yang bervariasi, dengan keragaman bentuknya tersebut dapat menunjukkan bagaimana sistem dan struktur galaksi berevolusi.

Dilansir inNalar.com dari laman Britannica, Bumi terletak tepat berada di dalam Galaksi Bima Sakti.

Baca Juga: Dijuluki Surga di Atas Awan, Desa Waerebo Flores Terletak 1.100 di Atas Laut, Penemunya Bukan orang Flores?

Galaksi Bima Sakti mermiliki bentuk formasi spiral besar yang terdiri daru ratusan miliar bintang, salah satunya adalah matahari.

Sejauh ini para ilmuwan memvisualisasikan bentuk galaksi menjadi beberapa bentuk di antaranya adalah bentuk elips, lentikular, dan spiral.

Temuan Teleskop James Webb tentang evolusi galaksi pada ribuan sampel mendorong kita untuk meninjau ulang bagaimana proses 10 miliar tahun alam semesta terakhir berkembang.***

Rekomendasi