Ungkap 5 Fakta Pulau Nusakambangan, Nomor 2 Jadi yang Paling Mengerikan

inNalar.com – Pulau Nusakambangan terletak di sebelah selatan Pulau Jawa dan masuk ke dalam wilayah administrasi Desa Tambakreja, Kabupaten Cilacap.

Pulau Nusakambangan memiliki luas mencapai 210 kilometer persegi atau sekitar 21.000 hektar.

Selat yang memisahkan antara Pulau Jawa dan Pulau Nusakambangan ialah Segara Anakan.

Baca Juga: Dulunya Sering Dibully Sebagai ‘Planet Lain’, Kota Ini Sukses Jadi Daerah Paling Kaya di Jawa Barat

Pulau ini sering dianggap sebagai pulau paling misterius dan mempunyai beberapa fakta menarik berikut ini.

1. Pulau Narapidana

Dilansir dari Kemenkumham, pulau ini menjadi lokasi dibangunnya beberapa Lembaga permasyarakatan seperti Lapas Kelas II A Besi, Lapas II A Narkotika, Lapas II A Kembang Kuning, Lapas II A Permisan, Lapas II A Pasir Putih, Lapas Kelas II A Karanyanyar, dan Lapas Kelas II B Terbuka.

Kemudian, Lapas High Rish yang dibangun di pulau ini dikenal mempunyai sistem keamanan maksimum dengan kostitusi bangunan dan tembok keliling berlapis.

Baca Juga: Siapa Sangka, Probolinggo Punya Desa Eksotis di Tengah Laut yang Pesonanya Seindah Surga!

Lapas ini digunakan untuk tahanan dengan kasus kriminal berat dan narkoba.

2. Tempat Eksekusi Mati

Eksekusi mati para pidana dilakukan dibeberapa tempat salah satunya di Nusakambangan. Hal itu dikarena lokasinya yang tersembunyi dan sunyi.

Ada sel khusus isolasi bagi para terpidana mati dengan eksekusi yang dilakukan menggunakan regu Tembak.

Baca Juga: Dasar Laut Terangkat! Begini Sejarah Terbentuknya Stone Garden di Bandung Barat

Terdapat peristiwa eksekusi mati di Pulau ini yang menyita perhatian dunia yaitu pelaksanaan hukuman bagi trio teroris terkenal yang bertanggung jawab atas bom Bali pada tahun 2008.

Mereka adalah Amrozi, Imam Samudra, dan Mukhlas.

3. Nusakambangan dijuluki Pulau Bunga-bungaan

Pada tahun 1580-an, keluarga istana Dinasti Mataram pernah menemukan Nusakambangan.

Baca Juga: Saudara Jauh Indonesia Ternyata Ada di Amerika Selatan, Fasih Bicara Bahasa Jawa

Berdasarkan sejarah, pulau ini pernah dijadikan tempat melakukan ritual oleh kerabat Dinasti Mataram.

Lebih lanjut, Amangkurat I juga pernah memerintahkan pengawalnya untuk mencari bunga Wijayakusuma di pulau ini.

Bunga tersebut dipercaya dapat mengembalikan takhta Amangkurat I yang pada saat itu sedang dalam pelarian ke Tegal karena Istana Kartasura telah diduduki oleh penguasa Madura, Raden Trunojoyo.

Melalui pencarian bunga Wijaya ini Pulau Nusakambangan dijuluki sebagai Pulau Bunga-bungaan.

4. Lapas Gliger Jadi Bangunan Paling Mencekam

Lapas Gliger berada di pinggir jalan utama Nusakambangan yang hanya berjarak 10 meter.

Lokasi tersebut juga dijadikan tempat eksekusi mati dan lapas sudah tidak digunakan lagi hanya tinggal reruntuhan bangunannya saja.

Narapidana yang pernah di eksekusi mati di lapas ini adalah Rio Martil, pembunuh berdarah dingin yang telah membunuh 4 nyawa.

5. Dihuni Binatang Buas dan Menjadi Pulau Paling Steril

Lapas Nusakambangan dibangun di pulau paling ujung selatan Jawa Tengah dan menjadi paling steril di Indonesia.

Hutan bakau yang ada di pulau ini juga masih sangat asri.

Di hutan Pulau Nusakambangan ini dihuni oleh banyak hewas buas, seperti macan hitam sampai ular berbisa.

Hal itu membuat para pidana yang berani kabur nantinya akan tetap berujung pada kematian. *** (Ummi Hasanah)

Rekomendasi