Tutup dan PHK 2,600 Karyawan, Pabrik Tekstil di Tangerang Banten Ini Bukan Bangkrut Saja, Tapi Alasannya…

inNalar.com – Baru-baru ini, dunia perindustrian di Indonesia sedang gempar-gemparnya membahas mengenai PHK massal pabrik tekstil.

Salah satu pabrik tekstil yang PHK seluruh karyawannya bersamaan dengan tutupnya perusahaan ialah PT Mulia Cemerlang Abadi di Tangerang, Banten.

Melansir dari laman web bnsp.go.id, disebutkan bahwa pabrik ini merupakan sebuah industri garmen yang berlokasi di Sukadamai, Cikupa, Tangerang, Banten.

Baca Juga: Datangkan 6 Armada Damkar, TPA Jatibarang Kembali Kebakaran, Penyebab Si Jago Merah Ternyata Bukan Manusia

Sebelumnya, pada tahun 2020 lalu, PT Mulia Cemerlang Abadi di Tangerang, Banten juga sempat PHK beberapa buruh dengan status kontrak.

Hal tersebut dilakukan seiring dibangunnya pabrik tekstil baru di Majalengka, Jawa Barat.

Sejak 2020 tersebut, pengurangan pekerja oleh pabrik tekstil di Tangerang ini terus dilakukan.

Baca Juga: Usianya Lebih dari 100 Tahun, Rumah Adat di Karo, Sumatera Utara Ini Tidak Menggunakan Paku Atau Kawat?

Hingga puncaknya pada tahun 2023 ini, akhirnya PT Mulia Cemerlang Abadi dikonfirmasi PHK sebanyak 2.600 karyawan dan berstatus tutup.

Informasi tersebut disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN), Ristadi.

“Lagi banyak PHK. Data update PHK 2023 bulan Agustus-September. Ini data PHK terbaru di luar data yang sebelumnya. Data kemarin ada perusahaan seperti Mulia Cemerlang Abadi, sekarang PHK lagi, tutup total. Ini tahun 2023,” ungkap Ristadi.

Baca Juga: Penyakit Misterius Menyerang Sekolah di Kenya Afrika, Lebih dari 100 Siswa Mendadak Lumpuh dan Masuk RS

Selain PT Mulia Cemerlang Abadi di Tangerang, Banten, PHK juga dilakukan oleh sejumlah perusahaan tekstil lainnya di Indonesia.

Sebut saja, salah satunya adalah PT Delta Merlin Tekstil II Duniatex Group yang meng-PHK sebanyak 924 pekerja.

Kemudian, ada PT Delta Merlin Tekstil I Duniatex Group yang ada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pabrik tersebut meng-PHK sebanyak 660 pekerja.

Selain membuka cabang baru di daerah lain, salah satu penyebab badai PHK tetap berjalan di Indonesia ialah adanya serbuan produk impor yang sekarang diminati masyarakat.

Hingga akhirnya, angka penurunan order terus bertambah di setiap harinya.

Itulah informasi mengenai pabrik tekstil di Banten yang meng-PHK sebanyak 2.600 karyawan.***

 

 

 

 

 

Rekomendasi