Turis Korea Tidak Lagi Berminat Kunjungi Bali? Beberapa Kota Ini Menjadi Daya Tarik Baru Bagi Wisatawan Asing


inNalar.com – Pulau Bali masih menjadi daya tarik wisata utama di Indonesia. Setiap tahun, lebih dari 10 juta wisatawan datang ke Pulau Dewata untuk berkunjung.

Jika anda berkunjung ke Bali pasti akan banyak bertemu dengan wisatawan mancanegara khususnya dari Korea Selatan.

Diketahui Kementerian Pariwisata RI melihat adanya perubahan preferensi wisatawan Korea Selatan saat berkunjung ke Indonesia. Mereka bosan dengan Bali dan pindah ke pulau lain.

Baca Juga: PLTA Kayan, Proyek 26 Triliun yang akan Tenggelamkan Desa Tertinggal Tanpa Listrik di Kalimantan Utara

Belakangan diketahui minat wisatawan mancanegara asal Korea Selatan untuk berlibur ke Indonesia mulai beralih ke Manado di Sulawesi Utara, Kawasan Istimewa Yogyakarta, dan Batam, Kepulauan Riau.

Wisatawan biasanya suka berlibur ke Indonesia untuk menikmati wisata olahraga seperti olahraga air, golf dan lain-lain.

Para wisatawan kini lebih tertarik ke Manado dan Batam karena disana mereka bisa menikmati wisata olahraga yang lebih murah.

Baca Juga: Dibangun Sejak 2012, PLTA di Kalimantan Utara Ini Habiskan Rp 26 Triliun Usai Gandeng Perusahaan Jepang

Ada tren di kalangan wisatawan mancanegara tentang alam seperti mengunjungi gunung dan pantai di Indonesia. Selain itu, suhu udara di Indonesia lebih hangat dibandingkan di negara asal.

Hingga paruh pertama tahun 2023, tercatat sebanyak 145.000 wisatawan Korea telah mengunjungi Indonesia.

Jumlah ini melampaui separuh target Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk wisatawan Korea sebanyak 194.500 orang.

Baca Juga: Berlanjut Menuju Jalan Off-Road Lampung, Perbaikan Ruas Jalan di Kabupaten Mesuji Timur Sudah Masuk Tahap Apa?

Ada periode favorit wisman asal Korea di Indonesia yaitu bertepatan dengan libur Golden Week di negara-negara Asia Timur, seperti Jepang, Korea, dan China.

Negara-negara Asia Timur seperti Jepang, Korea, dan China diketahui mempunyai Golden week atau minggu emas sekitar dua minggu antara bulan Mei dan April.

Menyadari motivasi dan peluang tersebut, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai Korea untuk meningkatkan frekuensi penerbangan langsung Ginseng ke Indonesia.

Sejauh ini terdapat empat penerbangan dari Korea ke Indonesia, yaitu Garuda Indonesia dengan jadwal dua kali seminggu untuk rute Seoul-Jakarta, Korean Air tiga kali seminggu untuk rute Seoul-Jakarta, dan Korean Air sembilan kali seminggu. dari Seoul ke Denpasar. ***

Rekomendasi