Training Center Timnas Indonesia di IKN Mulai Dibangun, Erick Thohir: Ini Cita-cita Lama Pecinta Sepak Bola


inNalar.com – Erick Thohir selaku Ketum PSSI menilai pembangunan training center Timnas Indonesia di IKN menjadi warna baru untuk persepakbolaan di tanah air.

Adanya pembangunan training center di IKN menjadi salah satu pelengkap infrastruktur baru untuk Timnas Indonesia.

Erick Thohir mengungkapkan jika training center untuk Timnas Indonesia yang sekarang dibuat di IKN tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak.

Baca Juga: Kurangi Kemacetan 40 Persen, Duplikat Jembatan Kapuas I Akan Dibangun Sejajar dengan Jembatan Kapuas

Dukungan tersebut berasal dari FIFA dan tentunya dari Presiden Jokowi yang sama-sama ingin transformasi sepak bola Indonesia berjalan lancar.

Selain itu, Erick Thohir menegaskan jika infrastruktur baru ini menjadi impian pecinta sepakbola di tanah air yang ingin melihat Timnas Indonesia punya lapangan latihan terpusat.

“Ini cita-cita lama yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat pecinta sepak bola, di mana kita akhirnya bisa membuat sejarah memiliki TC buat tim nasional sepak bola yang terpadu,” tutur Erick saat sambutan di IKN pada Jumat 22 September 2023.

Baca Juga: Nggak Perlu ke Dokter Gigi, Ternyata Begini Trik Mudah Membersihkan Karang Gigi Secara Alami!

Bahkan Erick mengungkapkan jika FIFA memberikan bantuan hingga Rp85,6 Miliar untuk pembangunan TC fase pertama.

Pembangunan fase pertama tersebut meliputi penyediaan tempat penginapan, ruang ganti dan dua lapangan sepak bola.

“Ini pertama kali sebagai FIFA memberikan hibah sebesar ini ke sebuah negara,” ungkap Ketum PSSI tersebut.

Baca Juga: Cadangan Nikel RI Menipis, Benarkah Bakal Habis dalam 15 Tahun Lagi? Begini Tanggapan Wapres Ma’ruf Amin

Erick juga mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Kementerian PUPR, mengingat TC seluas 34,5 hektar itu mendapatkan dana Rp90 Miliar dari APBN.

Pada pembangunan fase keduanya, akan dibangun delapan lapangan dan beberapa fasilitas pendukung seperti kolam renang dan sports science.

“Tentu Bapak (Presiden), ini saya rasa simbol bahwa dunia internasional pada hari ini FIFA percaya bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara ini benar-benar nyata dan ini adalah hal yang tentu positif,” ucap Erick.

Erick menyebut proses pembangunan TC yang rencananya dikerjakan delapan bulan akan dipercepat menjadi enam bulan saja.

“Mohon bila bapak berkenan memberikan arahan dan sekalian untuk melakukan groundbreaking dimulainya pembangunan Training Center ini,” kata Erick.

Sementara itu, Presiden Jokowi mengaku bersyukur atas pembangunan ini karena Indonesia punya banyak stadion bertaraf internasional tapi timnasnya belum punya lapangan latihan.

“Oleh sebab itu, alhamdulillah pada pagi hari ini akan kita groundbreaking national training center untuk sepak bola Indonesia,” ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, TC ini nantinya mempunyai lingkungan yang nyaman karena jauh dari keramaian sehingga latihan pemain bisa lebih menyenangkan.

“Pusat latihan ini akan dilengkapi asrama, dengan lingkungan sangat indah dan cantik sehingga kita harapkan nanti yang training di sini betah, dan jauh dari keramaian. Tidak seperti di Jakarta, pagi latihan, malamnya tidak latihan kalau. Kalau di sini enggak, kalau malam tetap latihan,” ucap Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan jika TC ini bukan sekedar untuk sarana latihan tapi juga sebagai tempat mengembangkan inovasi dan riset baru dalam ranah sepak bola.

Jokowi menyebut jika proyek ini tidaklah kecil secara nominal, namun dirinya berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini meski harus tambah anggaran.

“Dan juga dukungan dari pemerintah juga tidak kecil, sebesar Rp 95 miliar yang sudah disetujui Menteri Keuangan, nanti kalau kurang ditambah lagi sehingga TC ini segera bisa diselesaikan,” ujar Jokowi.

Selain itu Jokowi juga merasa optimis dengan dibangunnya TC ini bisa membuat Timnas Indonesia lebih berprestasi di kancah dunia.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim groundbreaking national training center secara resmi saya nyatakan dimulai,” kata Jokowi. ***

Rekomendasi