

inNalar.com – Insiden mengerikan terjadi ketika seorang ibu muda yang bekerja di salah satu toko ritel di Gorontalo mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.
Menurut polisi, alasan di balik tindakan bunuh diri tersebut diduga terkait dengan penipuan dalam transaksi pinjaman online (Pinjol) yang membuat korban depresi.
Korban bernama Lilan (22 tahun) yang sudah berkeluarga dan tinggal bersama suami serta anaknya.
Baca Juga: Link Twibbon Hari Donor Darah Sedunia 2023, Dilengkapi Sejarah Dan Manfaat Dari Mendonorkan Darah
Diketahui, korban telah mengirimkan sejumlah uang sebesar 3,2 juta Rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal untuk mendapatkan pinjaman sebesar 15 juta.
Ternyata, korban telah tertipu oleh individu tersebut.
Saat tau dirinya kena tipu, korban pun mengalami depresi.
Kejadian tragis terungkap ketika suami korban mendengar suara tangisan anak mereka.
Sang suami dengan cepat mencari sumber suara tersebut dan datang ke tempat anaknya berada.
Baca Juga: Begini Cara Mendapatkan Kulit Cerah Alami dan Sehat, Tanpa Harus Suntik Putih
Siapa sangka, dia malah menemukan istrinya sudah meninggal dunia tergantung pada tali ayunan anak mereka.
Setelah melakukan pemeriksaan luar, polisi memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan yang terlihat pada tubuh korban.
Namun, pihak kepolisian tetap ingin mendalami lebih lanjut mengenai penipuan pinjaman online yang diduga menjadi pemicu depresi dan akhir tragis korban.
Diduga sebelum melakukan tindakan bunuh diri, korban diketahui aktif di platform Facebook.
Dalam postingan di media sosialnya, sering kali korban merespon konten yang menyatakan ketidakmampuan untuk berbagi keluh-kesah.
Kasus ini mengungkapkan bahaya gelap yang tersembunyi di balik layanan pinjaman online yang semakin banyak.
Polisi akan terus menyelidiki kasus ini untuk mengungkap kebenaran dan mengambil tindakan yang tepat terhadap penipuan pinjol yang berpotensi merugikan masyarakat.***
(Ajeng Marcelliani)