Tradisi Unik di Bulan Ramadhan yang Dilakukan di Rusia: Puasa Hingga 22 Jam


inNalar.com – 
Setiap negara pasti memiliki tradisi unik masing-masing dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Tak terkecuali negara Rusia.

Di Rusia ternyata agama Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen Ortodoks dengan populasi penduduk sekitar 21-28 juta penduduk atau 15-20 persen dari 142 penduduk.

Banyak daerah di Rusia memiliki mayoritas penduduk muslim seperti Ingushetia, Chechnya, Dagestan, Karbodino-Balkaria, Tatarstan dan beberapa daerah lainnya.

Baca Juga: Abu Thalib, Orang Pertama di Dunia yang Meyakini Peristiwa Isra Miraj, Ini Dalil-dalilnya

Jika di Indonesia umat muslimnya menjalani ibadah puasa selama 12 hingga 13 jam, penduduk muslim di Rusia harus menjalani puasa 17-21 jam.

Ibadah puasa akan dilakukan sejak imsak pukul 03:15 hingga pukul 21:37. Hal ini berarti mereka harus menjalani ibadah puasa hampir 19 jam. Di kota Saint Petersbug bahkan harus menjalani puasa hingg 22 jam.

Lantas, bagaimanakah tradisi unik bulan ramadhan di negara yang dijuluki sebagai Negeri Beruang Merah?

1. Menu khas Ramadhan

Di Indonesia, menu khas ala ramadhan yang mudah kita jumpai seperti kolak, kue hingga kue kering.

Baca Juga: Al Quran Surah Al Qiyamah Ayat 21 Sampai 30 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia

Sedangkan di Rusia, mereka memiliki menu khas ramadhan seperti khingals, yakni roti yang diisi dengan keju. Adapula galnash yakni roti yang terbuat dari gandum.

Sedangkan untuk menu minuman, penduduk muslim Rusia bagian selatan mempunyai minuman khas ramadhan, yakni kvass.

Kvass adalah minuman yang dibuat melalui proses fermentasi. Walaupun fermentasi, tapi kvass tidak mengandul alkohol. Minuman ini menjadi minuman wajib bulan ramadhan bagi penduduk muslim Rusia.

2. Festival Ramadhan

Rusia memiliki festival tahun yang biasanya diadakan pada bulan ramadhan. Festival ini bernama Ramdhan Tent atau festival ramadhan.

Baca Juga: Promosi Album Baru Weekly Play Game: AWAKE akan Dilakukan Tanpa Shin Jiyoon, Ini Alasannya

Festival ramadhan ini berlokasi di Moskow, Rusia dan terbuka untuk umum. Festival ini menjadi cara para penduduk muslim Rusia untuk bersilahturahmi sekaligu buka puasa bersama.

Selama fetsival ramadhan berlangsung akan disajikan beragam menu makanan tradional dari berbagai macam etnik muslim Rusia.

Tak hanya mencicipi aneka makanan tradisional, anak-anak juga dapat mengukuti kompetisi membaca al-Quran.

3. Memperbanyak minum air putih saat sahur

Penduduk muslim Rusia harus menjalani ibadah puasa yang ekstrem karena negera mereka terletak di bumi bagian utara.

Baca Juga: Invasi Rusia ke Ukraina, Green Day Batalkan Konser di Moskow Mei Mendatang

Untuk menjaga tubuh tetap fit selama berpuasa, penduduk muslim Rusia harus memperbanyak minum air putih ketika sahur agar terhindar dari dehidrasi.***

Rekomendasi